Dimanja Insentif, Kenaikan Pasar EV Indonesia Tetap Bertahap

Proses peluncuran produksi perdana Toyota Kijang Innova Zenix di pabrik TMMIN, Karawang, Jawa Barat. (TMMIN)

JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah tengah menyiapkan insentif untuk pembelian kendaraan listrik di Indonesia. Namun, faslitas ini kemungkinan besar hanya bisa dinikmati oleh pabrikan yang memang sudah memiliki pabrik atau fasilitas perakitan di Tanah Air.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bahkan telah mengatakan, produsen mobil listrik yang sudah melakukan lokalisasi akan banjir pesanan setelah insentif pembelian kendaraan listrik diterapkan.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam menilai, perkembangan pemesanan mobil listrik di Indonesia tetap akan bertahap bukan langsung melesat, meskipun insentif sudah diberlakukan.

“Saya rasa moderate (sedang) perkembangannya,” ujar Bob, disitat dari laman Bisnis, Sabtu (31/12/2022).

Meski begitu, raksasa otomotif asal Jepang ini komitmen untuk memenuhi permintaan pasar kendaraan listrik ketika demand-nya benar-benar besar di Indonesia. Pasalnya, Toyota memiliki prinsip untuk terus mengikuti perkembangan pasar secara nasional.

Proses pengecatan bodi Toyota Kijang Innova Zenix di pabrik TMMIN, Karawang. (TMMIN)

Saat ini Toyota sendiri belum berencana untuk menaikan produksi hybrid andalan, Kijang Innova Zenix. Menurut Bob, produksi di TMMIN sendiri cukup fleksibel, dan tergantung dari rantai pasok yang tersedia.

“Kalau produksi (mobil listrik) kami fleksibel, yang penting supply chain,” tegas Bob.

Untuk diketahui, insentif untuk pembelian kendaraan listrik ini memang belum diketahui pasti kapan berlakunya. Namun, Menteri Agus memang sudah menyatakan, kalau subsidi hanya berlaku untuk produsen atau industri otomotif yang sudah punya pabrik aktif di Indonesia.

“Jadi, kalau melihat beberapa merek yang jualan mobil elektrifikasi, baik hybrid, PHEV, maupun listrik murni, tidak semuanya akan menikmati insentif. Beberapa model yang mungkin enjoy kebijakan ini, adalah Hyundai Ioniq 5, Wuling Air EV, Suzuki Ertiga Hybrid, serta Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid.

Sedangkan, model lain seperti Mercedes-Benz EQ, BMW i-series, Lexus UX300e, Toyota bZ4X, Mitsubishi Outlander PHEV, Mini Electric, sampai Nissan Leaf jangan terlalu berharap bisa murah karena keringanan insentif.

CATEGORIES
TAGS