Luhut Tegaskan Indonesia Stop Produksi Mobil ICE 2035

JAKARTA, AVOLTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, kembali menegaskan rencana untuk stop produksi mobil konvensional dengan sistem pembakaran dalam alias internal combustion engine (ICE), yaitu mesin berbahan bakar minyak (BBM) mulai 2035.

Target ini sejalan dengan usaha pemerintah Indonesia untuk menurunkan emisi karbon di sektor lingkungan.

Luhut juga menjelaskan, sektor transportasi saat ini membawa peranan penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian di dalam negeri.

Promosi Elektrifikasi, Puluhan Mobil Listrik Touring Jakarta-Bali (Wuling)

Promosi Elektrifikasi, Puluhan Mobil Listrik Touring Jakarta-Bali (Wuling)

“Sektor transportasi menjadi pendorong penting pertumbuhan ekonomi, dan pengurangan emisi. Kita targetkan pada 2035 tidak ada lagi produksi mobil mesin bensin,” ujar Luhut, dalam Seminar Nasional LPS di Nusa Dua, Bali, disitat dari laman Bisnis.com, ditulis Sabtu (12/11/2022).

Lanjut Luhut, untuk menggantikan peran mobil konvensional ini, pemerintah akan melakukan pengadaan produksi mobil listrik dengan potensi industri otomotif nasional yang mampu menjadi rantai pemasok baterai kendaraan listrik secara global.

“Jadi, tahun depan semua anggaran negara akan diprioritaskan untuk pengadaan electric vehicle (EV), tidak ada lagi mobil bakar. Jadi, itu menurut saya kontribusi kita terhadap lingkungan,” jelas Luhut.

Sementara itu, untuk meningkatkan pasar kendaraan listrik di Indonesia, salah satu langkah yang disiapkan adalah dengan mempersiapkan subsidi atau insentif bagi pembeli mobil dan motor listrik.

CATEGORIES
TAGS