Jokowi Dorong Jepang Jadi Mitra Kendaraan Listrik di ASEAN

Presiden Joko Widodo tinjau pelabuhan Patimban (Instagram @jokowi)

JAKARTA, AVOLTA – Presiden Joko Widodo membahas terkait pengembangan kendaraan listrik, saat berpidato di KTT ke-25 ASEAN – Jepang, yang berlangsung di Sokha Hotel, Phnom Penh. Orang nomor 1 di negara ini, mengatakan jika Negeri Matahari terbit memiliki kapasitas besar dalm infrastruktur dan industri hijau.

“Salah satu sektor potensial yang dapat dikembangkan, adalah pembangunan ekosistem kendaraan listrik,” ujar Jokowi, dikutip dari keterangan resmi, Minggu (14/11/2022).

Strategi Ciamik Toyota untuk Gaet Pembeli Mobil Listrik Pertamanya (Carscoops)

Menurut Jokowi, ASEAN memiliki potensi besar bagi pengembangan kendaraan listrik, dengan estimasi pasar mencapai US$2,7 miliar pada 2027. Sehingga, Jepang dapat menjadi mitra utama ASEAN melalui alih teknologi dan investasi.

“Saya mengundang Jepang untuk meningkatkan investasi, terutama dalam manufaktur mobil listrik dan produksi baterai,” tambah Jokowi.

Sebagai pemilik 23% cadangan nikel dunia, Presiden Jokowi mengatakan Indonesia tengah mengembangkan eksosistem industri kendaraan listrik dari hulu sampai ke hilir dengan target produksi mobil listrik mencapai 600 ribu unit, dan 2,45 juta sepeda motor listrik  pada 2030 dengan pengurangan total emisi karbondioksida 3,8 juta ton.

“Kami juga telah menetapkan peta jalan pengembangan industri kendaraan berbasis baterai. Upaya ini akan mempertebal kontribusi kawasan Indo-Pasifik sebagai epicentrum of growth dan di saat yang sama pada upaya global atasi iklim,” tukas Presiden.

CATEGORIES
TAGS