Krisis Cip Mengancam, Produksi Toyota Naik Kuartal III/2022

Toyota digugat konsumen di Australia (https://www.drive.com.au/)
TOKYO, AVOLTA – Toyota mengatakan produksi global naik 30% pada kuartal tiga 2022. Namun, raksasa asal Jepang ini, tetap memperingatkan kekurangan cip semikonduktor dan konmponen lain masih akan mengancam dalam beberapa bulan mendatang.
Disitat Reuters, Minggu (31/10/2022), Toyota memproduksi sebanyak 887.783 unit pada September 2022. Jumlah tersebut menjadi rekor bulanan sepanjang tahun, dan angka itu juga mengalami kenaikan 73% dari periode yang sama tahun lalu.
Seorang juru bicara Toyota memperingatkan, pihaknya tidak melihat keuntungan untuk output September sebagai sesuatau yang berkelanjutan, dan mengatakan akan menghindari menyebut hasil ini adalah pemulihan dari kondisi krisis cip semikonduktor.

Proses produksi Toyota Mirai di pabrik Toyota di Jepang. (Toyota)
Pada kuartal tiga, penjualan global Toyota naik 4%. Untuk paruh pertama tahun fiskal 2022, Toyota memproduksi sebanyak 4.481.600 unit kendaraan di seluruh dunia. Jumlah tersebut, naik 10% pada tahun ini, namun masih kurang 5% dari target awal pembuat mobil.
“Meskipun Toyota baru-baru ini mengatakan ada kemungkinan kuat untuk merevisi target 9,7 juta, tingkap produksi itu sendiri telah meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujar Seiji Sugiura, Analis Senior di Tokai Tokyo Research Institute.
“Jadi, meski jumlah kendaraan tidak seperti yang diharapkan Toyota, saya yakin ini bergerak menuju pemulihan produksi. Untuk saat ini, kita akan melihat penjualan kembali dengan produksi,” tegas Sugiura.
Pengumuman kenaikan produksi ini, setelah pada pekan lalu, Toyota mengatakan tidak mungkin memenuhi target produksi sebanyak 9,7 juta unit kendaraan untuk tahun fiskal 2022. Hal tersebut, karena krisis cip semikonduktor yang masih menjadi ancaman di seluruh dunia.
