Hyundai Kucurkan Rp 85 T Bikin Pabrik Mobil Listrik Baru

Ilustrasi mobil listrik Hyundai Kona, lagi cas baterai. (Hyundai)

JAKARTA, AVOLTA – Dalam menyambut era elektrifikasi, Hyundai merupakan merek yang cukup agresif. Selain sudah banyak menjual kendaraan listrik, jenama otomotif asal Korea Selatan ini kembali membuka pabrik mobil listrik dan baterai baru di Amerika Serikat (AS).

Mengutip laman Reuters, Senin (17/10/2022) untuk membuka fasilitas baru tersebut Hyundai mengucurkan dana mencapai Rp 85 triliun. Proses perakitan akan dimulai pada paruh pertama 2025 dengan kapasitas 300.000 unit per tahun.

Fasilitas perakitan mobil listrik dan baterai tersebut akan berlokasi di Savannah, Georgia, AS. Pemilihan lokasi dinilai AS merupakan negara yang cukup menjanjikan bagi Hyundai.

“Ini merupakan bentuk Hyundai dalam mendorong mobilitas masa depan di Amerika Serikat, termasuk produksi kendaraan listrik,” tulis Hyundai.

Keputusan ini terjadi di tengah kemarahan Korea Selatan dan Uni Eropa atas kebijakan pajak kendaraan listrik negeri Paman Sam itu.

Undang-Undang Pengurangan Inflasi, yang ditandatangani Presiden AS Joe Biden pada Agustus 2022 mengharuskan kendaraan listrik yang dirakit di Amerika Utara untuk memenuhi syarat kredit pajak di AS.

Akan tetapi aturan tersebut mengecualikan Hyundai dan afiliasinya Kia Corp dari subsidi kendaraan listrik, karena mereka belum memproduksi kendaraan di sana bersama dengan produsen mobil besar Eropa.

CATEGORIES
TAGS