Luhut Siapkan Insentif Mobil Listrik Supaya Laris  

JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, banyaknya pengguna kendaraan bermotor di Indonesia membuat kenaikan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Maka dari itu, pemerintah menyiapkan strategi untuk bisa meredam penggunaannya.

Salah satu langkah yang disiapkan, yaitu dengan mempercepat adopsi kendaraan listrik  di Indonesia.

“Saya melihat tujuan besar selain untuk mengurangi ketergantungan pemakaian BBM bersubsidi, juga untuk mengurangi emisi CO2 yang ditargetkan turun 40 juta ton pada 2030 dari program ini,” tulis Luhut di akun Instagram miliknya.

Menurut dia, sekarang ini pemerintah sedang menyiapkan skema insentif yang akan diberikan, dan diharapkan bisa menemukan rumusan yang terbaik demi mendorong pertumbuhan pengsa pasar yang besar bagi percepatan adopsi kendaraan listrik di Tanah Air.

Bahkan kata dia saat ini tantangan dari elektrifikasi di Indonesia, yaitu mengenai harga masih mahal dan pilihannya terbatas. Selain itu, dia juga meminta tim teknis yang terdiri dari lintas kementerian dan lembaga agar menerapkan kebijakan yang setara atau lebih baik dari negara lain, yang sudah lebih dulu menerapkan kebijakan ini.

“Tak lupa saya juga ingatkan karena program percepatan EV ini adalah komitmen bangsa untuk mengurangi subsidi dan juga tentnya menurunkan emisi karbin lewat transisi energi yang ramah lingkungan,” kata Luhut lagi.

CATEGORIES
TAGS