BYD Pilih Thailand Jadi Basis Produksi Pertama ASEAN

BANGKOK, AVOLTA – Produsen kendaraan listrik terbesar di Cina, BYD lebih pilih Thailand dibanding Indonesia sebagai pusat produksi pertama di Asia Tenggara. Tidak main-main, investasi untuk pembangunan pabrik di Negeri Gajah Putih ini sebesar 17,9 miliar baht atau US$488 juta.

Disitat dari Asia Nikkei, Kamis (8/9/2022), untuk lokasi pabriknya sendiri akan berada di provinsi Rayong, yang disebutkan akan memiliki luas sebesar 112 hektar.

Sementara itu, BYD sendiri telah menunjuk pengembang properti industri Thailand WHA Group, sebagai pelaksana proyek pembangunan pabrik perakitaannya tersebut.

“WHA Group telah menandatangani kesepakatan untuk menjual sebidang tanah besar di kawasan industri kamid, di provinsi Rayong,” ujar Jareeporn Jarukornsakul, salah satu pendiri dan ketua WHA.

Mobil listrik BYD e6 yang kini telah menembus pasar Eropa – dok.sgCarMart

Namun, WHA Group sendiri, menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut terkait rencana pembangunan pabrik BYD ini. Begitu juga dengan pabrikan asal Tirai Bambu ini, yang juga menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut terkati kesepakatan tersebut.

Pengumuman kesepakatan antara WHA Group dan BYD kemungkinan besar akan dilakukan akhir pekan ini, dan undangan untuk konferensi pers sudah diterima dengan mengatakan acara tersebut akan dihadiri oleh Jareeporn dan Liu Xeuliang, Manajer BYD Asia-Pasifik.

Sebagai informasi, penjualan kendaraan listrik di Thailand sendiri diperkirakan akan meningkat pesat. Hal tersebut, berkat subsidi dari pemerintah yang secara efektif menurunkan harga jual mobil ramah lingkungan.

Tujuannya, adalah untuk menarik pembeli sehingga skala ekonomi terpenuhi, dan memacu investasi di sektor kendaraan listrik.

Subsidi yang diberikan pemerintah untuk satu unit kendaraan listrik, bisa mencapai 150 ribu baht. Langkah lainnya, yaitu pemerintah pada 9 Juni 2022, telah memotong bea masuk kendaraan listrik menjadi 2% dari sebelumnya 8%, dengan imbalan janji dari produsen untuk membawa produksi kendaraan listrik ke Thailand.

CATEGORIES
TAGS