Komitmen Toyota Bikin Sepertiga Model Berbasis Listrik 2025

Sosialisasi kendaraan listrik Toyota di tempat wisata. (TAM)
JAKARTA, AVOLTA – Toyota kembali berkomitmen untuk lebih serius masuk ke pasar kendaraan listrik di Indonesia. Bahkan, raksasa otomotif asal Jepang ini, mengatakan jika 30% modelnya pada 2025 akan berbasis listrik.
Direktur Corporate Affair PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengungkapkan, saat ini prinsipal telah ikut berupaya agar target penurunan emisi karbon yang ditetapkan oleh pemerintah bisa terealisasi. Toyota sendiri, memang telah memperkenalkan beberapa model berbasis hybrid dan baterai murni alias battery electric vehicle (BEV).
“Kami yang pasti mendukung target zero emission pada 2060,” tegas Bob, disitat dari laman Bisnis.com, Rabu (18/8/2022).
Bob mengatakan, Toyota sendiri memiliki beberapa strategi untuk mewujudkan target kendaraan listriknya tersebut. Secara simultan, Toyota telah memperkenalkan model BEV, PHEV, Biufuel, bahkan sampai sedan konversi bensin ke gas.
Dengan begitu, Toyota Indonesia berharap, bisa menyerap kemampuan pasar di semua segmen daya beli masyarakat Indonesia. Sedangkan sejauh ini, untuk mobil listrik murni sendiri, masih harus dilakukan

Toyota memperluas sosialisasi kendaraan listrik di tempat wisata, kali ini di Danau Toba, Sumatera Utara. (TAM)
“Dari sisi BEV, sejauh ini baru bisa menggarap segmen premium. Sedangkan segmen di bawahnya pun harus disediakan opsi model yang cocok, mungkin dengan HEV jadi lebih terjangkau. Jadi kami memberikan opsi dari BEV, hingga HEV karena pada akhirnya harus dilayani pasar yang besar tersebut,” tegas Bob.
Dengan strategfi tersebut, Toyota Indonesia mampu meempekuat ekosistem kendaraan listrik. Contoh, di Thailand saat ini perlahan mulai melengkapi ekosistem kendaraan listrik, mulai dari pasar yang sudah akrab dengan teknologi elektrik, dan juga fasilitas daur ulang.
“Thailand memulainya dari HEV sejak 10 tahun lalu, sehingga masyarakat sudah akrab dengan kendaraan listrik. Selain itu, keberadaan HEV juga merangsang kehadiran investor fasilitas daur ulang baterai, karena ini bagian penting dari ekosistem kendaraan listrik,” ucap Bob.
