Swap Baterai Mobil Listrik Dinilai Enggak Logis

Stasiun penukaran baterai mobil listrik di Cina sudah beroperasi. (Technode)

JAKARTA, AVOLTA – Produsen otomotif, khususnya yang jualan mobil listrik, seperti Tesla, Volkswagen (VW), dan General Motors (GM) melontarkan sindiran kepada kebijakan Pemerintah Cina terkait metode swapping atau penukaran baterai mobil listrik.

Menurut ketiga produsen otomotif itu, kebijakan itu enggak logis dan menuai masalah dan tidak cocok untuk penggunaan skala besar di masa depan.

Mengutip Reuters, Senin (28/3/2022) Cina mendorong keras untuk baterai swappable untuk kendaraan listrik (EV) sebagai suplemen untuk pengisian kendaraan biasa, yang disokong pemerintah.

Total empat perusahaan Cina yakni Nio, Geely, Aulton (pengembang battery swap), dan Sinopec berkongsi untuk membangun total 24.000 stasiun pertukaran baterai mobil listrik di seluruh wilayah pada 2025. Jumlah itu cukup fantastis, mengingat saat ini hanya terdapat 1.400 stasiun penukaran.

Ilustrasi mobil listrik Hyundai Kona, lagi cas baterai. (Hyundai)

Cina sendiri sebagai pasar terbesar mobil listrik dan telah menyerap hampir 50 persen dari total penjualan global sebanyak 6 juta unit.

Meski mendapatkan sindiran itu, pemerintah maupun industri di Cina bergeming. Faktanya, Cina mendorong keras untuk swap baterai untuk kendaraan listrik (EV) sebagai suplemen untuk pengisian kendaraan biasa, yang disokong pemerintah.

Menurut pemerintah Cina, teknologi penukaran baterai ini lebih realistis dibandingkan fasilitas isi daya yang bisa memakan waktu lama dan menyebabkan antrean panjang seiring bertambahnya pengguna EV.

di Indonesia

Serupa dengan Cina, Indonesia juga mulai menerapkan teknologi tukar baterai kendaraan listrik. Belum lama ini Swap Energy memiliki 400 titik poin penukaran baterai yang tersebar di jaringan Alfamidi, Alfamart, dan Shell untuk area Jabodetabek.

Sedangkan di Bali, sudah ada puluhan Swap Poin yang telah tersebar di berbagai titik strategis hasil kerjasama dengan Circle-K. Tapi, Indonesia fokus untuk motor listrik, sedangkan Cina untuk mobil pribadi.

Swap Energy menggunakan sistem tukar baterai. Jadi pemilik motor cukup mengunjungi tempat pengisian dan melakukan penukaran baterai yang habis dengan yang sudah terisi.

Saat ini Swap Energi and Smoot Motor telah mengeluarkan 500 motor listrik dan sudah beroperasi di jalan raya. Adapun, untuk fasilitas penunjang, disediakan sebanyak 220 stasiun penukaran baterai.

CATEGORIES
TAGS