
JAKARTA, AVOLTA – Hyundai Motor Co mulai melakukan pemecatan terhadap karyawannya di pabrik St Petersburg, Rusia. Para pekerja ini, memang sudah menganggur sejak Maret 2022, karena dampak dari serangan Rusia ke Ukraina.
“Karena penangguhan produksi yang berkelanjutan, Hyundai Motor mengambil langkah untuk mengoptimalkan jumlah staf di Rusia,” tulis unit Hyundai Rusia dalam sebuah pernyataan, disitat dari Reuters, Sabtu (23/12/2022).
Tidak disebutkan juga secara pasti, berapa banyak pekerja di pabrik Hyundai ini yang dipecat. Namun, ada sekitar 2.600 orang pekerja yang memproduksi mobil Hyundai dan Kia di pabrik. Kapasitas pabrik Hyundai di Rusia tercatat 200 ribu unit per tahun.
Sementara itu, dalam laporan sebuah media Korea Selatan mengatakan, pada Oktober 2022, Hyundai memiliki opsi menghentikan operasinya di Rusia, termasuk menjual pabriknya.
Sebelumnya, dalam minggu-minggu setelah invasi Rusia ke Ukraina, Hyundai dan Kia lebih lambat menghentikan produksi dan pengiriman daripada produsen lainnya.
Untuk diketahui, sebagian besar pabrik mobil Barat di Rusia sekarang menganggur karena sanksi dan kekurangan pasokan komponen. Selain itu, beberapa pembuat mobil telah mengalihkan pabrik mereka ke pemilik Rusia, sedangkan perusahaan Cina masuk untuk mengisi celah di pasar.
https://youtu.be/qj-eLGLtckA



