Krisis Cip Memaksa Toyota Kembali Adopsi Teknologi Jadul

Ilustrasi smart key Toyota. (Bloomberg)

JAKARTA, AVOLTA – Krisis cip semikonduktor masih melanda produsen otomotif dunia. Termasuk Toyota Motor Corporation (TMC) yang pada akhirnya memutuskan untuk mengganti jenis kunci elektronik (keyless) menjadi model konvesional.

Mengutip laman Reuters, Sabtu (29/10/2022) langkah tersebut merupakan tindakan sementara, sampai pasokan cip semikonduktor kembali normal dan bisa memenuhi kebutuhan konsumen di Jepang.

“Karena kekurangan semikonduktor masih terus berlanjut, ini adalah tindakan sementara agar bisa mengirimkan mobil kepada pelanggan secepat mungkin,” tulis Toyota.

Maka dari itu, produsen otomotif ternama asal Jepang itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen terkait rentetan masalah akibat kelangkaan cip semikonduktor.

Bahkan, Toyota juga mengaku akan segera memproduksi smart key kedua yang nantinya bisa menggantikan kunci konvensional.

“Untuk smart key kedua, kami berencana untuk menyerahkannya segera setelah siap,” tulis Toyota lagi.

Tentunya kelangkaan cip ini menyebabkan produsen otomotif harus memangkas produksi dan menunda pengiriman unit kepada konsumen. Krisis ini belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, karena permintaannya begitu tinggi, namun produksinya tidak bisa memenuhi semua kebutuhan.

CATEGORIES
TAGS