Hyundai Investasi Rp 193 T Untuk Software Canggih

Logo Hyundai (ist)

JAKARTA, AVOLTA – Hyundai Motor Grup (HMG) kembali mengucurkan investasi senilai 18 triliun won atau setara  Rp 193 triliun untuk menyematkan software alias perangkat lunak canggih pada mobil listrik dan mobil bermesin konvesional.

Mengutip laman Carscoops, Selasa (18/10/2022), pada 2025 teknologi bernama Software Defined Vehicle (SDV) ini akan membuat semua mobil Hyundai terintegrasi dalam sebuah sistem, sehingga pengguna dapat mendapatkan pembaruan terbaru di mana saja.

“Hyundai Motor Group telah mengungkapkan konsep teknologi, strategi, dan skenario masa depan terkait dengan kendaraan yang ditentukan perangkat lunak untuk menopang mobilitas masa depan,” ungkap Presiden dan Kepala Divisi R&D HMG, Chung Kook Park.

Chung Kook menjelaskan, Hyundai mengklaim fitur itu tidak akan terbatas pada kendaraan listrik saja, karena mobil berbasis BBM atau internal combustion engine (ICE) juga akan mendapatkan pembaruan ini, namun dengan syarat unit sudah dilengkapi koneksi internet.

“Sistem ini akan terpasang pada semua kendaraan baru yang mulai diproduksi pada tahun 2023, dan akan dapat menerima pembaruan over-the-air di 2025, yang nantinya semua kendaraan akan diberkahi dengan kemampuan untuk memperbarui tanpa harus ke diler,” ujar dia.

Menurut dia, menyoal pembaruan itu mencakup penyematan pada fitur keselamatan, kenyamanan, keamanan, konektivitas dan performa kendaraan juga ke depan akan terus ditingkatkan secara berkala sesuai ketersediaan pembaruan yang ada.

CATEGORIES
TAGS