
JAKARTA, AVOLTA – Dua pabrikan asal Jepang, yaitu Honda dan Sony berkolaborasi menggarap mobil listrik yang akan dijual mulai tahun 2026. Tahap awal, mobil listrik tersebut akan dijual di dua negara, yaitu Amerika Serikat (AS) dan Jepang.
Melansir laman Reuters, Jumat (14/10/2022) mobil listrik hasil kolabs Honda dan Sony itu akan menyasar ke segmen premium di mana secara fitur dilengkapo dengan perangkat lunak baru yang dikembangkan khusus oleh Sony.
Proyek pertamanya ini disebut Sony Honda Mobility dan sudah dimulai sejak Juni 2022. Ke depan juga kedua perusahaan akan menggunakan metode berlangganan per bulan kepada konsumen.
“Proyek itu penting bagi Honda untuk mengembangkan hubungan jangka panjang dengan pembeli mobilnya karena kendaraan bergeser menjadi lebih dari perangkat yang terhubung,” tutur Yasuhide Mizuno, Ketua dan Kepala Eksekutif Sony Honda Mobility sekaligus Eksekutif Senior Honda.

Sementara mengenai detail spesifikasi, harga, baterai dan platform mobil listrik ini masih belum terungkap. Kedua perusahaan itu baru menginformasikan visi mobil listrik ini dapat berfungsi seperti smartphone bergulir.
Sony akan menyediakan perangkat lunak untuk mobil baru ini. Mulai pengontrol onboard hingga layanan berbasis cloud yang akan terhubung dengan sistem hiburan dan pembayaran.
Mobil listrik hasil kolaborasi dari dua perusahaan besar tersebut juga akan menyediakan sensor dan teknologi lain untuk sistem penggerak otonom level 3. Tingkatan ini memungkinkan pengemudi lebih memperhatikan konten dan layanan perangkat lunak.






