Mobil Listrik di Bawah Rp 300 Jutaan Jadi Incaran Konsumen

JAKARTA, AVOLTA – Sekertaris Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), Kukuh Kumara mengatakan, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik cukup bagus.
Namun, dengan harga yang lebih terjangkau, terlebih dengan harga Rp 300 jutaan ke bawah pastinya akan lebih diminati oleh konsumen Tanah Air.
“Kalau kendaraan tersebut bisa dijual dengan kisaran Rp 300 juta ke bawah, tentunya ini akan mendapat banyak minat,” jelas Kukuh, saat diskusi secara virtual, Kamis (16/9/2022).
Keyakinan tersebut, dibuktikan saat gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Agustus lalu, dengan harga mobil listrik Rp 300 jutaan banyak konsumen atau masyarakat yang berminat untuk membelinya.
“Itu terulang lagi di GIIAS Surabaya. Di hari pertama sudah ada yang membeli,” tambah Kukuh.

Nissan Juke hybrid (Autocar)
Sementara itu, Kukuh menjelaskan, industri otomotif yang merupakan industri jangka panjang, mobil listrik baterai atau BEV menjadi salah satu alternatif energi masa depan, dan Indonesia juga memiliki pilihan lain, yaitu hybrid yang penjualannya juga meningkat.
“Selama harganya terjakau, pasti akan banyak diminati oleh masyarakat,” tegasnya.
Terakhir, terkait ekosistem, jika infrastruktur dan teknologi untuk mobil listrik ini sudah semakin masif maka industri kendaraan listrik tentunya akan semakin menarik. Selain itu, Kukuh juga menegaskan, mobil listrik ini harus tetap menggunakan komponen dari Indonesia, dan hal itu memang membuthkan proses yang cukup lama.
“Kita tahu semuanya bahwa raw materialnya ada di sini, kami harapkan nikel dan yang lainnya bisa diolah dan dijadikan baterai yang pada 2024 akan siap diproduksi dan digunakan untuk kendaraan buatan Indonesia,” pungkas Kukuh.
