Toyota Skeptis Dengan Target Produksi 2022

Proses produksi Toyota Mirai di pabrik Toyota di Jepang. (Toyota)

TOKYO, AVOLTA – Toyota Motor Corp  menyatakan produksi kendaraan secara global sepanjang Juli 2022 turun 8.6% dibanding periode yang sama tahun lalu. Pencapaian tersebut, tentu saja meleset dari target untuk keempat kali berturut-turut karena wabah Covid-19, cuaca buruk, serta krisis cip.

Disitat dari reuters, penurunan performa berkelanjutan dari kinerja keseluruhan dari Toyota, telah menimbulkan kekhawatiran bahwa perusahaan mungkin harus menurunkan target produksi tahunannya sebesar 9,7 juta unit kendaraan.

Bahkan, ketika Cina menghentikan pembatasan akibat pandemi dan kekurangan cip menunjukan beberapa perbaikan. Toyota sendiri, produksi sebanyak 706.547 kendaraan di seluruh dunia bulan lalu, di bawah targetnya sekitar 800.000 unit dan output tahun sebelumnya 773.135 unit.

Veloz menjadi penyumbang ekspor terbesar Toyota dari Indonesia, sejak 2022. (TMMIN)yota

Produksi dalam empat bulan pertama tahun fiskal saat ini, yang dimulai pada April, telah turun 10,3 % dari rencana awal.

“Pada Agustus tahun ini, Toyota berencana untuk memproduksi sekitar 700.000 kendaraan, dan mengingat produksinya sekitar 530.000 pada Agustus tahun lalu, saya pikir situasinya mulai membaik,” kata Seiji Sugiura, analis senior di Tokai Tokyo Research Institute.

Sementara itu, diperkirakan produksi pada September 2022, akan pulih menjadi sekitar 850 ribu unit, dan akan menjadi rekor untuk bulan tersebut. Namun, Sugiura mengatakan, Toyota belum akan keluar dari masalah, karena ketidakpastian atas pengadaan cip yang stabil.

Selain itu, ia juga menyatakan skeptis Toyota dapat mempertahankan target produksi 9,7 juta unit.

CATEGORIES
TAGS