JAKARTA, AVOLTA – Merek mobil listrik asal Cina, Aito mengumumkan rencana memasuki pasar Eropa pada musim gugur 2027. Merek yang dikembangkan bersama Huawei dan Seres Group tersebut, mengungkapkan rencana ekspansinya dalam ajang Paris Motor Show pada 12 Oktober 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Aito memperluas bisnis ke pasar internasional. Sebelum memulai penjualan di Eropa, perusahaan telah memulai proses sertifikasi Whole Vehicle Type Approval (WVTA) Uni Eropa. Tahapan tersebut diperlukan sebagai bagian dari persiapan untuk memasarkan kendaraan di kawasan tersebut.
Disitat dari Carnewschina, dalam pameran otomotif di Paris, Aito membawa empat model SUV, yakni Aito 6, Aito 7, Aito 8, dan Aito 9. Keempatnya merupakan nama yang digunakan untuk pasar internasional.
Di Tiongkok, model andalan Aito 9 dikenal sebagai M9, sedangkan Aito 6 dipasarkan dengan nama M6. Meski begitu, Aito belum memastikan model mana yang akan dijual saat resmi memasuki pasar Eropa.
Perusahaan juga belum mengumumkan negara-negara yang menjadi target awal, jadwal peluncuran masing-masing model, maupun harga jualnya.
Sebagai informasi, Aito didirikan pada Desember 2021 dan berkembang menjadi salah satu merek kendaraan listrik besar di Cina. Sepanjang 2025, perusahaan ini menjual sekitar 420.000 unit kendaraan.
Aito juga menargetkan penjualan tahunan mencapai 1 juta unit pada 2030. Portofolionya berfokus dengan battery electric vehicle (BEV), serta model dengan teknologi extended-range electric vehicle (EREV).
Di sisi lain, Seres telah memiliki pengalaman menjual mobilnya di Eropa melalui mereknya sendiri. Perusahaan tersebut mengirimkan unit Seres 5 pertamanya ke Bergen, Norwegia, melalui diler lokal Sandven AS pada Juni 2023.






