Home Cerita Honda Mau Rebadge Mitsubishi Triton: Jualan Pikap di ASEAN

Honda Mau Rebadge Mitsubishi Triton: Jualan Pikap di ASEAN

TOKYO, AVOLTA – Honda dikabarkan tengah menyiapkan pikap baru yang menggunakan basis Mitsubishi Triton. Kendaraan tersebut berpotensi dipasarkan di Asia Tenggara mulai 2028 sebagai bagian dari upaya perusahaan memperluas jajaran produknya.

Dikutip dari Top Gear Philippines, Selasa (13/10/2026), surat kabar Jepang Yomiuri Shimbun melaporkan bahwa Honda akan membeli unit Mitsubishi Triton untuk dipasarkan kembali dengan merek sendiri.

Langkah ini dilakukan untuk mengisi kekosongan model pikap dengan sasis tangga atau ladder frame dalam jajaran kendaraan global Honda.

Pikap tersebut diperkirakan diproduksi di Thailand, tempat Mitsubishi merakit Triton. Selain dipasarkan di Asia Tenggara, kendaraan ini berpeluang diekspor ke kawasan lain, meskipun negara tujuan ekspornya belum disebutkan secara terperinci.

Hingga kini, belum ada informasi mengenai nama yang akan digunakan untuk pikap Honda tersebut. Perubahan desain yang akan membedakannya dari Triton juga belum diungkapkan.

Saat ini, Honda sebenarnya memiliki pikap Ridgeline yang dipasarkan di Amerika Utara. Namun, model tersebut menggunakan konstruksi bodi menyatu atau unibody, berbeda dari sasis tangga yang umumnya digunakan pada pikap untuk kebutuhan kerja berat maupun medan yang lebih menantang.

Dengan menggunakan basis Triton, Honda dapat memasuki segmen pikap menengah dengan sasis tangga tanpa harus mengembangkan platform baru dari awal. Strategi ini berpotensi menghemat waktu dan biaya pengembangan kendaraan.

Bagi Mitsubishi, kerjasama tersebut dapat meningkatkan pemanfaatan kapasitas produksi pabriknya di Thailand. Fasilitas yang sama juga direncanakan memproduksi Pajero generasi terbaru, yang menggunakan platform sejenis dengan Triton. Kerjasama ini menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi antara Honda, Nissan, dan Mitsubishi. Ketiga produsen otomotif Jepang tersebut sebelumnya telah menjajaki berbagai bentuk kerja sama untuk meningkatkan efisiensi pengembangan teknologi dan kendaraan.