Nissan Sakura Jawab Tantangan BYD Racco di Jepang

JAKARTA, AVOLTA – Nissan seolah memberikan jawaban kontan terhadap tantangan pabrikan asal Cina, BYD yang hendak meluncurkan Kei Car EV di Jepang. Pabrikan otomotif tertua di Jepang itu, memberikan penyegaran untuk kei car andalannya, Sakura.

Mobil listrik mungil asal pabrikan Jepang ini, tampil dengan desain yang lebih segar, meskipun dari sisi teknis tidak mendapatkan ubahan signifikan.

Disitat dari Carscoops, penyegaran paling terlihat ada di bagian eksterior. Nissan memberikan sentuhan baru untuk gril depan dan bumper, dan membuat tampilan Sakura terlihat lebih modern sekaligus mengikuti bahasa desain terbaru pabrikan.

Penyegaran yang bisa dikatakan tidak terlalu signifikan ini, diyakini cukup untuk menjaga daya tarik Sakura di tengah persaingan yang semakin ketat, dan bisa menjegal laju penjualan mobil listrik BYD di Negeri Sakura.

Selain itu, Nissan juga menghadirkan pilihan warna baru yang lebih unik. Salah satunya adalah kelir ‘Minamono Sakura’, yang terinspirasi dari bunga sakura yang mengapung di air.

Warna ini dipadukan dengan aksen tembaga serta atap berwarna silver, menciptakan kombinasi tiga warna yang khas, terutama untuk varian tertinggi.

Masuk ke kabin, tampilannya memang tidak banyak berubah, namun tetap fungsional dengan tombol mode berkendara kini ditempatkan lebih ergonomis, dan untuk sisi penumpang mendapat tambahan cup holder.

Dari sisi performa, Sakura masih mengandalkan satu motor listrik dengan tenaga 63 hp (47 kW / 64 PS) dan torsi 195 Nm.

Baterai lithium-ion berkapasitas 20 kWh tetap digunakan, dengan kemampuan jelajah hingga 180 km berdasarkan siklus WLTC.

CATEGORIES
TAGS