
JAKARTA, AVOLTA – Tesla kembali merebut posisi teratas sebagai produsen mobil listrik paling laris di dunia pada awal 2026. Setelah sempat kalah dari rival asal Cina ini pada tahun lalu, jenama Amerika Serikat itu kembali bangkit, dan pimpin pasar roda empat bertenaga baterai murni lagi.
Berdasarkan laporan terbaru, yang disitat dari ArenaEV, Tesla mencatatkan pengiriman global sebanyak 358.023 unit mobil listrik sepanjang kuartal pertama 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 6,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus cukup untuk mengungguli BYD yang berada di posisi kedua.
Di sisi lain, BYD mengalami penurunan signifikan dalam penjualan mobil listrik murni, yang hanya mampu mengirimkan sebanyak 310.389 unit pada periode yang sama. Pencapain tersebut, turun 25% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Namun, jika dihitung secara total kendaraan energi baru (NEV) termasuk plug-in hybrid (PHEV), BYD sebenarnya masih unggul jauh.
BYD berhasil menjual hingga sekitar 695 ribu unit pada kuartal pertama 2026. Hal ini menunjukkan bahwa dominasi Tesla lebih spesifik di segmen mobil listrik murni.
Sementara itu, model andalan Tesla, seperti Model Y masih menjadi tulang punggung penjualan global merek tersebut. Permintaan yang stabil terhadap mobil ini, turut membantu mempertahankan volume distribusi Tesla di berbagai pasar utama, termasuk Amerika Serikat, Eropa, dan Cina.


