
BEIJING, AVOLTA – Great Wall Motor (GWM) akan meluncurkan model baru dalam waktu dekat, karena SUV terbarunya dari lini Haval tertangkap kamera saat uji jalan.
Model ini digadang-gadang menjadi SUV flagship terbaru dengan desain boxy, teknologi canggih, serta konfigurasi kabin enam penumpang. Demikian dikutip dari CarnewsChina, Rabu (8/4/2026).
Berdasarkan foto yang beredar, SUV ini masih menggunakan kode internal C06 dan diperkirakan akan meluncur pada tahun 2026. Secara tampilan mengusung desain mengotak (boxy) yang kental dengan nuansa SUV off-road modern, mirip tren yang sedang berkembang di industri otomotif Cina saat ini.
Bagian depan menampilkan lampu utama berbentuk kotak dengan grille semi-tertutup, dipadukan bumper tebal yang memberi kesan tangguh. Dari samping, dimensinya terlihat besar, dengan panjang diperkirakan lebih dari 5 meter dan lebar sekitar 2 meter, menempatkannya di segmen SUV full-size.
Salah satu fitur yang paling mencolok, yaitu kehadiran sensor LiDAR di atap, yang dipadukan dengan kamera di bagian fender depan. Kombinasi ini mengindikasikan bahwa SUV ini akan dibekali sistem bantuan berkendara canggih (ADAS).
Masuk ke bagian interior, meskipun masih tertutup kamuflase, terlihat bahwa mobil ini menggunakan konfigurasi tiga baris kursi dengan format 2+2+2.
Artinya, SUV ini dirancang sebagai kendaraan keluarga premium dengan fokus pada kenyamanan tiap penumpang, terutama di baris kedua yang menggunakan model captain seat.
Dari sisi teknologi, SUV ini diperkirakan akan mengusung sistem plug-in hybrid (PHEV) Hi4 milik GWM. Salah satu konfigurasi yang mungkin digunakan adalah Hi4-T, yang mengombinasikan mesin 2.0 liter turbo dengan motor listrik.
Namun ada juga kemungkinan penggunaan sistem Hi4-Z dengan dua motor listrik, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pabrikan.
Menariknya, motor listrik juga disebut akan ditempatkan di gandar belakang, memungkinkan sistem penggerak semua roda (AWD) berbasis elektrifikasi.
Meski tampilannya mengarah ke SUV off-road, model ini justru menggunakan konstruksi monokok, bukan ladder frame, sehingga lebih difokuskan untuk kenyamanan jalan raya dengan sentuhan gaya petualang.


