BYD Pamer Teknologi NEV: Mega Factory hingga Fast Charging 5 Menit

JAKARTA, AVOLTA – BYD kembali hadir di gelaran tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, yang berlangsung di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, 5 hingga 15 Februari. Jenama asal Tiongkok ini, memanfaatkan pameran otomotif ini, untuk menunjukan arah pengembangan produk, sekaligus ekosistem kendaraan listrik.
Perusahaan dengan nama lengkap Build Your Dream ini sendiri, menilai pasar Indonesia semakin siap menerima teknologi kendaraan listrik yang telah matang dan bisa digunakan untuk kebutuhan mobilitas harian.
Dijelaskan Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, Indonesia memiliki karakter dan kebutuhan mobilitas yang sangat beragam. Karena itu, BYD membangun kehadirannya secara bertahap dari wilayah barat hingga timur, tidak hanya melalui pengembangan jaringan, tetapi juga lewat edukasi berkelanjutan dan kolaborasi dengan mitra lokal.
“Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya BYD untuk menumbuhkan ekosistem kendaraan listrik yang relevan, inklusif, dan tumbuh bersama masyarakat Indonesia,” jelas Luther.

Sebelumnya, pada Januari lalu, BYD juga mengundang sejumlah media Indonesia ke fasilitas BYD All-Terrain Circuit Zhengzhou di Tiongkok. Agenda tersebut dirancang untuk memperdalam pemahaman tentang kendaraan energi baru atau NEV (New Energy Vehicle) beserta teknologi yang menopangnya. Di lokasi itu, peserta tidak hanya melihat lini produk akhir, tetapi juga menjajal langsung kendaraan BYD di berbagai kondisi lintasan untuk memahami performa dan sistemnya.
Salah satu terobosan yang disorot adalah Megawatt Charging System yang ditopang Super e-Platform bertegangan tinggi hingga 1.000 volt serta chip daya Silicon Carbide 1.500 volt.

Sistem ini diklaim mampu mengisi energi hingga sekitar 400 kWh hanya dalam waktu sekitar lima menit. Teknologi tersebut dirancang untuk memangkas waktu tunggu pengisian daya dan membuat penggunaan mobil listrik semakin praktis untuk rutinitas harian.
Seluruh pengembangan itu ditopang BYD Zhengzhou Mega Factory yang mengandalkan otomatisasi produksi di atas 98 persen, dengan ribuan robot industri. Selain manufaktur, BYD juga membangun sarana edukasi publik lewat BYD Di-Space agar masyarakat lebih mudah memahami teknologi kendaraan energi baru.
Pendekatan menyeluruh ini tercermin dari penerimaan pasar terhadap berbagai model seperti BYD Seal, Sealion 7, ATTO 3, M6, ATTO 1, Dolphin, hingga DENZA D9 yang dinilai menawarkan kombinasi inovasi, kualitas, dan kegunaan nyata.
