Daihatsu e-Hijet Cargo dan e-Atrai: Mobil Listrik Niaga 257 Km

JAKARTA, AVOLTA – Daihatsu Motor Co., Ltd. resmi memperkenalkan dua mobil listrik niaga pertama, berbasis Hijet Cargo dan Atrai di Jepang. Kedua model ini, menjadi tonggak penting dalam strategi elektrifikasi jenama Negeri Matahari Terbit ini di segmen kendaraan komersial ringan berbasis baterai.

Daihatsu e-Hijet Cargo dan e-Atrai ini mengusung sistem terbaru bernama e-SMART ELECTRIC, yang dirancang khusus untuk kendaraan mini.

Disitat dari laman resmi, Daihatsu menyebut sistem tersebut memungkinkan penataan ulang komponen agar baterai berkapasitas besar bisa dipasang tanpa mengorbankan ruang interior. Hasilnya, e-Hijet Cargo dan e-Atrai mempertahankan fungsi komersial yang tangguh, sekaligus menawarkan jangkauan lebih jauh dibanding model sejenis di kelasnya.

Menurut data resmi yang dirilis pabrikan, kedua model BEV ini punya jangkauan tertinggi di kelasnya, dengan kisaran hingga 257 km dalam uji WLTC.

Selain itu, Daihatsu juga menambahkan fungsi pasokan daya eksternal (AC 100V) yang bisa digunakan untuk berbagai peralatan kerja di lokasi, serta port pengisian cepat yang kompatibel V2H (Vehicle to Home), teknologi yang memungkinkan mobil menyuplai listrik ke rumah.

Di sisi produksi, e-Hijet dan e-Atrai dibuat di pabrik Daihatsu Motor Kyushu Co., Ltd. Oita Plant No.1 menggunakan jalur produksi yang sama dengan model berbahan bakar bensin.

CATEGORIES
TAGS