Maruti Suzuki Genjot Kapasitas Produksi di Gujarat: Target 1 Juta Unit

GUJARAT, AVOLTA – Maruti Suzuki India resmi mendapat persetujuan dari dewan direksi untuk membeli lahan di negara bagian Gujarat sebagai bagian dari rencana besar memperluas kapasitas produksi kendaraannya.
Keputusan ini menunjukkan ambisi kuat Maruti Suzuki menghadapi lonjakan permintaan kendaraan di pasar domestik dan global. Demikian dikutip Reuters, Sabtu (17/1/2026).
Dalam pengajuan resmi yang dipublikasikan perusahaan, dewan menyetujui investasi sekitar Rp960 miliar untuk mengakuisisi tanah di Khoraj Industrial Estate, Gujarat. Lahan ini nantinya akan menjadi lokasi pabrik baru yang mampu menambah kapasitas produksi hingga 1 juta unit per tahun.
Langkah strategis ini muncul di tengah tingginya permintaan kendaraan, khususnya model entry‑level yang terus dicatat Maruti Suzuki. Perusahaan bahkan mencatat lonjakan penjualan domestik hingga 37% di Desember 2025.
Rencana akuisisi lahan ini sejalan dengan strategi investasi jangka panjang Suzuki Motor Corporation, yang sebelumnya mengumumkan rencana investasi sekitar 8 miliar dollar AS di India selama 5–6 tahun ke depan untuk memperkuat posisi manufaktur, termasuk produksi kendaraan listrik (EV) di fasilitas mereka yang ada.
Ekspansi ini bukan hanya soal menambah volume produksi, tetapi juga menempatkan India sebagai pusat manufaktur global bagi Suzuki, terutama seiring peluncuran model‑model baru seperti e‑Vitara, SUV listrik pertamanya yang diproduksi di pabrik Gujarat dan diekspor ke puluhan negara.
Perlu diketahui, Maruti Suzuki saat ini sudah memiliki beberapa fasilitas produksi di India, termasuk di Gurugram, Manesar, Kharkhoda, dan fasilitas di Hansalpur, Gujarat yang secara kolektif memproduksi sekitar 2,4 juta kendaraan per tahun.
Namun kapasitas tersebut hampir sepenuhnya terpakai, sehingga perluasan fasilitas menjadi langkah yang tak terelakkan.
