Motor Listrik Verge TS Pro: Pakai Baterai Solid-State

TS-Pro
JAKARTA, AVOLTA – Sepeda motor listrik Verge TS Pro diklaim akan mencatat sejarah baru di industri kendaraan listrik. Model terbaru dari Verge Motorcycles ini disebut sebagai kendaraan listrik produksi massal pertama di dunia yang mengadopsi baterai solid-state siap produksi komersial, hasil pengembangan Donut Lab.
Mengutip InsideEVs, Jumat (9/1/2026) Donut Lab mengumumkan bahwa sel dan modul baterai solid-state tanpa elektrolit cair buatannya kini telah memasuki tahap produksi massal dan tersedia secara komersial.
Teknologi ini diposisikan sebagai solusi baterai generasi baru yang berpotensi mengubah lanskap kendaraan listrik, tidak hanya untuk sepeda motor, tetapi juga mobil penumpang, truk berat, hingga alat konstruksi.
Sebagai informasi, Donut Lab bukan nama baru dalam dunia elektrifikasi. Perusahaan rintisan ini sebelumnya dikenal lewat inovasi motor listrik di dalam roda (in-wheel motor) yang digunakan pada lini sepeda motor listrik Verge.

Verge TS Pro
Kini, melalui pengembangan baterai solid-state, Donut Lab melangkah lebih jauh dengan menawarkan sistem penyimpanan energi yang diklaim lebih aman dan efisien dibanding baterai lithium-ion konvensional.
Verge Motorcycles menyebut bahwa Verge TS Pro versi terbaru akan menjadi model pertama yang menggunakan baterai solid-state Donut Lab dalam skala produksi massal. Unit-unit motor tersebut dijadwalkan mulai dikirimkan ke konsumen pada kuartal pertama tahun ini, sekaligus menjadi debut komersial teknologi baterai yang selama ini masih terbatas di tahap riset dan prototipe.
Dari sisi teknis, baterai solid-state Donut Lab diklaim memiliki kepadatan energi hingga 400 Wh/kg, jauh di atas baterai lithium-ion kelas atas saat ini yang umumnya berada di kisaran 250–300 Wh/kg.
Selain itu, kemampuan pengisian dayanya juga menjadi sorotan, karena baterai ini disebut dapat terisi penuh hanya dalam waktu sekitar lima menit.
Keunggulan lain yang ditawarkan, yaitu daya tahan yang sangat panjang, dengan klaim mencapai hingga 100.000 siklus pengisian tanpa perlu membatasi pengisian di level 80 persen. Hal ini dinilai dapat meningkatkan kepraktisan penggunaan motor listrik, terutama untuk pemakaian harian dan jarak jauh.
