Nilai Pasar Merek Otomotif 2025: Xiaomi dan BYD Bertahan 4 Besar Dunia

JAKARTA, AVOLTA – Nilai pasar otomotif dunia, mengalami beberapa perubahan pada 2025. Hal tersebut, menandai pergesaran struktur industry kendaraan global, yang kini semakin dipengaruhi oleh merek-merek Asia, khususnya Tiongkok.

Berdasarkan data kapitalisasi pasar CLS, hingga 31 Desember 2025, disitat dari Carnewschina, posisi empat besar tetap stabil dari tahun sebelumnya. Namun, terdapat beberapa pergesaran posisi di luar tempat teratas tersebut.

Tesla masih mempertahankan posisi sebagai merek otomotif, dengan nilai pasar tertinggi di dunia pada akhir 2025, mencapai US$ 1.495,69 miliar atau sekitar Rp23.000 triliun. Toyota mengekor di posisi kedua, diikuti oleh dua pemain besar asal China, yakni Xiaomi dan BYD yang masing-masing menempati peringkat tiga dan empat.

Pencapaian Xiaomi paling menarik, karena raksasa teknologi ini baru serius masuk ke dalam bisnis otomotif beberapa Waktu lalu. Bahkan, Pendiri dan CEO Xiaomi, Lei Jun menyatakan perusahaan akan meningkatkan fokus manajemen di bisnis otomotif pada 2026, setelah berhasil mengirimkan lebih dari 410.000 unit kendaraan pada 2025, dan menargetkan 550.000 unit pengiriman pada tahun ini.

Di luar empat besar, yaitu General Motors, Mercedes-Benz Group, dan BMW Group naik peringkat dibanding 2024. Sementara Ferrari turun , dan Porsche gagal mempertahankan posisinya di sepuluh besar. Perubahan ini mencerminkan persaingan yang semakin ketat, baik di segmen kendaraan listrik (EV) maupun kendaraan pembakaran internal (ICE).

BYD khususnya menunjukkan performa kuat di pasar kendaraan energi baru (NEV) global, dengan total penjualan mencapai 4,602 juta unit, termasuk 2,2567 juta unit BEV, melampaui penjualan Tesla sepanjang 2025.

Lebih jauh, di antara 50 pembuat mobil teratas berdasarkan nilai pasar, terdapat 19 perusahaan Cina, menandakan dominasi merek Negeri Tirai Bambu itu dalam panggung global.

CATEGORIES
TAGS