Pemasok Cip Cina Tembus AS: Siap Dipasarkan Secara Global

SHENZHEN, AVOLTA – Industri otomotif global kembali mencatat tonggak penting di sektor teknologi kendaraan pintar.
Black Sesame Technologies, perusahaan semikonduktor asal Cina yang menjadi pemasok chip advanced driver assistance systems (ADAS) untuk BYD, mengumumkan cip andalannya, Huashan A2000, lolos proses peninjauan pemerintah Amerika Serikat (AS) dan dinyatakan siap dipasarkan secara global. Demikian dikutip Carnewschina, Selasa (6/1/2026).
Pencapaian ini terbilang signifikan, mengingat regulasi AS dikenal sangat ketat terhadap produk teknologi asal Tiongkok, khususnya yang berkaitan dengan komputasi canggih dan kecerdasan buatan. Dengan lolosnya proses tersebut, Huashan A2000 kini tidak lagi terbatas pada pasar domestik Cina, melainkan dapat digunakan oleh pabrikan otomotif di berbagai negara.
Huashan A2000 merupakan cip komputasi berperforma tinggi yang dirancang khusus untuk mendukung sistem ADAS dan pengembangan teknologi mengemudi otonom. Cip ini diproduksi menggunakan proses fabrikasi 7 nm dan diklaim memiliki kemampuan pemrosesan jauh lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.
Black Sesame Technologies mengembangkan keluarga A2000 dalam beberapa varian, mulai dari versi Lite untuk kebutuhan berkendara di perkotaan, versi standar untuk penggunaan umum, hingga varian Pro yang ditujukan bagi sistem ADAS tingkat lanjut dengan kebutuhan komputasi besar.
Cip ini juga mendukung berbagai format komputasi seperti FP dan INT, serta kompatibel dengan ekosistem perangkat lunak AI milik Black Sesame. Dengan begitu, pabrikan dapat mengembangkan dan mengintegrasikan fungsi keselamatan aktif, pengenalan objek, hingga asistensi mengemudi dengan lebih fleksibel.
Persetujuan dari otoritas AS membuka jalan besar bagi Black Sesame Technologies untuk memperluas pasar di luar Cina. Bagi industri otomotif, ini berarti semakin banyak alternatif pemasok cip ADAS selain pemain lama dari AS dan Eropa.
