Hybrid Dongfeng Pecahkan Rekor: Tebas Teknologi Toyota

SHANGHAI, AVOLTA – Dongfeng Motor mulai menunjukkan keseriusannya dalam pengembangan teknologi elektrifikasi. Pabrikan asal Cina ini mengumumkan capaian efisiensi termal mesin hybrid Mach 1.5T yang menembus angka 48,09%.
Pencapaian ini sekaligus menjadikannya salah satu mesin bensin hybrid paling efisien yang pernah dikembangkan untuk produksi massal. Bahkan mengalahkan teknologi milik BYD, bahkan si “raja hybrid” Toyota. Demikian dikutip media Tiongkok, Sina, Selasa (16/12/2025).
Guna mencapai performa tersebut, Dongfeng menerapkan pendekatan pembakaran generasi terbaru dengan rasio kompresi lebih dari 15,5:1, dipadukan sistem pengapian berintensitas tinggi serta injeksi bahan bakar bertekanan 500 bar.
Kombinasi teknologi tersebut dirancang untuk memaksimalkan proses pembakaran sekaligus menghadirkan respons mesin yang konsisten di berbagai kondisi kerja.
Mesin ini juga dibekali komponen khusus hybrid, seperti turbocharger dengan geometri variabel, desain dudukan katup yang telah dioptimalkan, serta sistem pengaturan waktu katup elektrik yang adaptif.
Seluruh sistem tersebut berperan menjaga aliran udara tetap stabil, baik saat putaran mesin rendah maupun tinggi.
Tak hanya mengandalkan teknologi pembakaran, Dongfeng juga melakukan penyempurnaan mekanis secara menyeluruh. Mach 1.5T menggunakan pompa oli yang terintegrasi dengan motor listrik serta lapisan semprot termal pada dinding silinder untuk menekan gesekan.
Lebih dari sepuluh inovasi tambahan turut diterapkan guna mengurangi kerugian mekanis, sehingga mesin dapat bertahan lebih lama di area efisiensi optimal dibandingkan mesin bensin hybrid konvensional.
Produsen mengklaim efisiensi tersebut mampu meningkatkan jarak tempuh kendaraan hingga sekitar 10 persen pada konsumsi bahan bakar yang sama.
Sebagai perbandingan, mesin hybrid Toyota yang digunakan pada model seperti Prius dan keluarga Dynamic Force umumnya mencatat efisiensi termal di kisaran 40% hingga 41%. Sementara mesin hybrid terbaru BYD dilaporkan berada pada rentang 46% hingga 46,5%.
Dengan torehan 48,09%, Mach 1.5T kini memegang rekor tertinggi untuk mesin bensin hybrid yang ditujukan bagi pasar massal.
