Penjualan Mobil Listrik Dunia Tembus 18,5 Juta Unit 2025

Ilustrasi produksi mobil listrik di Cina. (BBC)
JAKARTA, AVOLTA – Penjualan mobil listrik secara global kembali mencatatkan rekor baru. Berdasarkan data dari Benchmark Mineral Intelligence dan Rho Motion, jumlah mobil listrik yang terjual secara global mencapai 18,5 juta unit sepanjang Januari hingga November 2025, atau meningkat 21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Disitat dari Arena EV, faktor utama dari terus melajunya penjualan roda empat bertenaga baterai ini, datang dari pasar Eropa yang menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Pada November 2025 saja, penjualan mobil listrik dari Benua Biru ini, melonjak 36% secara tahunan, sehingga total penjualannya mencapai sekitar 3,8 juta unit sepanjang tahun ini. Kebijakan insentif yang diperluas di beberapa negara, termasuk program khusus untuk membantu keluarga berpenghasilan rendah beralih ke mobil listrik, menjadi katalis kuat dalam pertumbuhan pasar tersebut.
Sementara itu, Cina tetap memegang posisi sebagai pasar terbesar di dunia, menyumbang lebih dari separuh total penjualan global. Negeri Tirai Bambu melaporkan sekitar 11,6 juta unit mobil listrik terjual hingga November 2025, dengan pertumbuhan sekitar 19% secara tahunan. Meski pertumbuhan di bulan terakhir sedikit melambat, dominasi pasar dan ekspor kendaraan listrik dari pabrikan Cina terus meningkat.
Namun, tidak semua wilayah menunjukkan tren positif yang sama. Amerika Utara justru mengalami kontraksi kecil, dengan penjualan turun sekitar 1% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh berakhirnya insentif pajak kendaraan listrik di Amerika Serikat, yang berdampak langsung pada permintaan konsumen di pasar terbesar kedua setelah Tiongkok ini.
Selain itu, data menunjukkan bahwa pertumbuhan pasar di wilayah lain di luar Cina dan Eropa juga menunjukkan tren positif, dengan lonjakan penjualan hampir 48%. Ini mencerminkan daya tarik kendaraan listrik yang makin kuat di banyak negara berkembang, seiring dengan perluasan jaringan model dan peningkatan infrastruktur pengisian baterai.
