BYD Bangun Pabrik EV Baru di Malaysia

Suasana produksi mobil listrik di pabrik BYD Hungaria. (BYD)

KUALA LUMPUR, AVOLTA – BYD terus memperluas jejaknya di wilayah Asia Tenggara (ASEAN) dengan membangun pabrik mobil listrik baru di Malaysia. Fasilitas produksi tersebut berlokasi di KLK TechPark, Tanjong Malim, dan berdiri di atas lahan sekitar 600.000 meter persegi.

Mengutip Paultan, Kamis (11/12/2025), proses pembangunan sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu dan ditargetkan beroperasi pada paruh kedua tahun 2026.

Kehadiran pabrik ini tentunya bakal membawa perubahan besar bagi strategi BYD ASEAN, khususnya di Malaysia. Dengan fasilitas produksi lokal, pabrikan asal Shenzhen, Cina ini dapat menghadirkan mobil listrik berbasis baterai yang benar-benar dirakit dalam negeri, memperkuat posisinya di pasar yang terus berkembang.

Perlu diketahui, sejauh ini BYD mencatat penjualan sekitar 25.000 unit di Malaysia, menjadikan mereka sebagai merek EV terlaris di negara tersebut.

Perjalanan BYD di Malaysia dimulai pada akhir 2022 melalui peluncuran Atto 3. Sejak itu, portofolio produknya terus bertambah dengan hadirnya Atto 2, Seal 6, M6, hingga Sealion 7.

Ekspansi mereka juga didukung jaringan distribusi yang kian luas, mencakup 39 outlet penjualan dan pemasaran, 24 pusat layanan, 12 fasilitas body & paint, serta gudang suku cadang yang menyimpan lebih dari 4.600 item.

Eagle Zhao, Managing Director BYD Malaysia, menyebut pencapaian penjualan dan ekspansi ini sebagai tonggak penting bagi perusahaan. Ia menegaskan bahwa semakin banyak masyarakat Malaysia yang memilih BYD menunjukkan betapa cepatnya adopsi kendaraan listrik berkembang di negara tersebut.

Dengan pembangunan pabrik ini, BYD tidak hanya memperkuat posisinya di Malaysia, tetapi juga meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan EV di kawasan Asia Tenggara secara keseluruhan.

Langkah ini juga mempertegas ambisi BYD untuk menjadi pemain dominan dalam transisi menuju mobilitas bebas emisi di kawasan itu.

CATEGORIES
TAGS