Geely dan CATL Dukung Platform Global Bertajuk Battery ID

Booth CATL di sebuah pameran – dok.Istimewa
SHANGHAI, AVOLTA – Raksasa industri otomotif dan baterai asal Tiongkok, Geely dan CATL, resmi menyatakan dukungannya terhadap peluncuran platform data baterai baru bertajuk Battery ID, yang dikembangkan oleh Cina Automotive Data Company.
Inisiatif ini diperkenalkan dalam 2025 Automotive Intelligent Data Ecosystem Conference di Tianjin dan ditujukan untuk menciptakan standar global bagi data baterai kendaraan listrik. Demikian dilansir Carnewschina, Jumat (5/12/2025).
Dalam acara tersebut, sejumlah produsen otomotif dan pembuat baterai, termasuk Geely, menyampaikan komitmen bersama untuk membangun ekosistem digital terpadu.
Platform ini memungkinkan setiap baterai memiliki identitas unik, yang dapat terintegrasi lintas sistem dan berbagai brand. Langkah ini merupakan sebuah terobosan penting dalam upaya harmonisasi standar industri EV global.
Direktur Divisi Baterai China Automotive Data Company, Wang Pan, menuturkan, Battery ID dibangun di atas tiga komponen utama, yaitu sistem manajemen identitas, Data Interaction Connector, dan platform layanan terpusat.
Ketiganya dirancang untuk membantu produsen dan pemasok mengelola data baterai secara aman, konsisten, dan sesuai regulasi di berbagai negara. Dengan meningkatnya ekspor kendaraan listrik Tiongkok, kebutuhan akan sistem data yang mampu memverifikasi detail produksi, kepatuhan, dan spesifikasi teknis menjadi semakin mendesak.
Perlu diketahui, Battery ID mulai memasuki fase integrasi penuh pada 2024, mencakup pengumpulan data hingga penciptaan identitas baterai. Sejumlah perusahaan pun mulai bergabung dalam ruang data tepercaya yang disediakan platform ini.
Memasuki 2025, cakupan Battery ID diperluas hingga sektor penyimpanan energi, dengan dukungan sertifikasi pihak ketiga seperti TÜV SÜD untuk menjamin keamanan serta akurasi data yang ditransmisikan.
Kolaborasi penting juga terjalin antara China Automotive Data Company dengan Tianjin Dongjiang Free Trade Zone, Geely Auto, dan CATL untuk membangun pusat layanan sirkulasi data lintas negara.
Fasilitas ini memungkinkan simulasi aliran data dari hulu ke hilir, sehingga informasi baterai yang terverifikasi dapat dibagikan secara aman ke berbagai pasar internasional.
