Impresi Mengemudi Suzuki Fronx SGX AT: Mobil Harian Ideal

JAKARTA, AVOLTA – Suzuki Fronx hadir sebagai pemain baru di segmen crossover compact di pasar otomotif nasional. Sejak awal peluncuran menawarkan janji utama, yaitu mobil ringkas, lincah, serta mudah dioperasikan oleh berbagai profil pengemudi.
Dalam pengujian singkat kami terhadap varian tertinggi (SGX AT), fokus kemudahan berkendara benar-benar terasa sebagai nilai jual utama.
Awal masuk kabin, Fronx menawarkan posisi mengemudi yang intuitif. Jok depan cukup mudah diatur, visibilitas ke depan dan samping sangat baik berkat bentuk pilar yang tidak terlalu tebal, serta kaca belakang yang masih ideal untuk memantau area belakang.
Setirnya terasa ringan di kecepatan rendah, sangat membantu saat parkir di area sempit atau bermanuver di jalan padat. Begitu kecepatan meningkat, setir semakin berat secara natural sehingga tetap stabil di jalan lurus.
Karakter ini cocok untuk penggunaan harian, terutama di perkotaan yang menuntut mobil lincah dan tidak melelahkan.
Meski hanya mengusung transmisi otomatis 6-percepatan, yang mungkin terdengar kuno di era CVT belakangan ini, justru penyematan ini menjadi salah satu sumber kemudahan berkendara Fronx.

Perpindahan gigi terasa linear dan dapat diprediksi, bahkan rasa “ngeden” ala CVT saat akselerasi cukup minimal, dan mesin K15C berpadu baik dengan karakter gigi yang singkat.
Untuk pengemudi yang menginginkan sensasi ‘plug and play’, transmisi 4-percepatan AT yang sederhana ini bekerja tanpa banyak drama.
Mobil merespon dengan baik saat pedal gas disentuh, sehingga transisi dari stop-and-go di kemacetan bisa berlangsung sangat halus. Kondisi ini dirasakan mobil ini cocok juga untuk pengemudi pemula atau pengguna harian yang ingin berkendara santai.
Fronx SGX AT merupakan varian paling lengkap dari Fronx, menggabungkan mesin 1.462 cc K15C dengan sistem Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS). Kombinasi ini dirancang untuk menghadirkan efisiensi bahan bakar sekaligus karakter berkendara yang menyenangkan, dan pengalaman test drive membuktikan bahwa teknologi hybrid ringan ini punya dampak nyata di jalan.
Saat memulai dari posisi diam, motor listrik SHVS membantu memberikan dorongan awal yang terasa enteng. Hal ini membuat start terasa halus tanpa hentakan besar.

Dalam kondisi stop-and-go (misalnya di lampu merah), sistem auto-stop aktif dengan cukup mulus, dan saat pedal gas diinjak, ISG mendukung mesin bensin sehingga transisi akselerasi terasa lebih lembut.
Di rute kecepatan menengah, seperti tol, karakter mesin K15C dominan. Mesin bensin bekerja dengan baik, dan sistem mild-hybrid tidak terlihat mendominasi. Hal ini berarti Fronx SGX AT tetap memberikan performa yang cukup untuk perjalanan jauh, dengan efisiensi yang tetap terjaga.
Belum lagi soal suspensi, Fronx disetel untuk kenyamanan sehingga bantingan terasa empuk namun tidak berlebihan. Saat melewati polisi tidur atau pavemen tidak rata, gerakan bodi terkontrol dengan baik.
Dalam kondisi bermanuver cepat, memang ada sedikit body roll, tetapi masih dalam batas wajar untuk crossover ringkas.
Sebagai varian tertinggi, dibekali serangkaian fitur yang benar-benar menunjang kemudahan berkendara. Head-up display menjadi salah satu sorotan, karena membantu pengemudi memantau kecepatan dan informasi penting tanpa perlu mengalihkan pandangan dari jalan.
Hadir pula kamera belakang dan sensor parkir yang mempermudah manuver di area padat atau ruang parkir sempit sesuatu yang sangat berguna untuk penggunaan harian di kota besar.
Sementara head unit 9 inci dengan konektivitas lengkap memastikan pengemudi tetap terhubung dan memperoleh hiburan tanpa repot mengatur perangkat tambahan. Ditambah dengan keyless push start, seluruh proses menghidupkan dan mengoperasikan mobil menjadi jauh lebih praktis.
Kesimpulan

Fronx varian tertinggi membuktikan bahwa crossover tidak harus rumit atau penuh gimmick. Mobil ini menawarkan pengalaman mengemudi yang mudah, luwes, dan ramah bagi pemula maupun pengemudi berpengalaman.
Berkat setir ringan, respons gas halus, perpindahan gigi intuitif, serta dimensi kompak, Fronx merupakan mobil yang memberikan rasa percaya diri sejak pertama kali dikendarai.
Meski begitu, Fronx bukan tanpa kekurangan, material interior masih didominasi plastik keras. Fitur keselamatan aktif pun belum selengkap para rival di kelas yang sama.
Bagi sebagian konsumen yang mencari cita rasa lebih premium atau teknologi lebih canggih, hal ini dapat menjadi pertimbangan.
Namun secara keseluruhan, bagi mereka yang mencari crossover dengan fokus pada kemudahan berkendara, Fronx tetap muncul sebagai salah satu opsi paling menarik di kelasnya berkat karakter berkendara yang simpel, jinak, dan sangat user-friendly.
