Cina Siapkan Aturan Baru: Batasi Akselerasi Mobil Listrik

BEIJING, AVOLTA – Pemerintah Cina menyiapkan aturan keselamatan nasional baru untuk kendaraan bermotor, yang salah satu poin utamanya berpotensi membatasi performa akselerasi mobil listrik.

Regulasi ini muncul sebagai respons atas meningkatnya jumlah kecelakaan yang melibatkan EV (electric vehicle) berperforma tinggi dalam beberapa tahun terakhir di Tiongkok.

Melansir CnevPost Jumat (14/11/2025) rancangan regulasi bertajuk “Ketentuan Teknis Keselamatan Operasional Kendaraan Bermotor” yang dirilis pada 10 November 2025 mengusulkan agar kendaraan penumpang menggunakan pengaturan standar untuk akselerasi.

Salah satu ketentuannya, mobil tidak boleh menembus 0–100 km/jam lebih cepat dari 5 detik, kecuali pengemudi secara sadar mengaktifkan mode performa tinggi.

Dengan begitu, ada jeda atau “transisi sadar” sebelum kendaraan benar-benar berakselerasi penuh langkah yang dinilai bisa menekan potensi kehilangan kendali. Tujuan utamanya jelas, meningkatkan keselamatan di jalan raya.

Regulator menilai, lonjakan penjualan mobil listrik dan plug-in hybrid berperforma tinggi membuat semakin banyak pengemudi yang belum siap menghadapi karakter akselerasi instan khas kendaraan listrik.

Beberapa model bahkan mampu melesat dari 0–100 km/jam dalam waktu kurang dari dua detik angka yang biasanya hanya dimiliki mobil super. Kemampuan ekstrem seperti ini dianggap terlalu mudah diakses tanpa persiapan pengemudi, sehingga perlu ada pembatasan agar lebih aman digunakan di jalan umum.

CATEGORIES
TAGS