Pabrikan Cina Diprediki Bakal Kuasai Otomotif Global

ilustrasi casan BYD di Cina. (sachi-X)
SHANGHAI, AVOLTA – Mantan CEO Stellantis, Carlos Tavares, mengingatkan bahwa pabrikan mobil asal Cina bukan hanya berambisi menguasai pasar lokal, tetapi tengah menatap dominasi di tingkat global.
Mengutip Carscoops, Selasa (4/11/2025) Tavares mengatakan, skenario tersebut bukan hal yang mustahil mengingat kecepatan inovasi dan agresivitas strategi ekspansi produsen otomotif Negeri Tirai Bambu.
Menurut dia, kehadiran merek-merek seperti BYD dan Geely bisa menjadi “penyelamat” bagi industri otomotif Eropa yang saat ini tengah mengalami penurunan. Ia menilai bahwa kedua raksasa otomotif Tiongkok itu bukan hanya mampu bertahan dalam kompetisi global, tetapi bahkan berpotensi menjadi pemain utama terakhir di pasar dunia.
“Ada banyak peluang bagus yang terbuka bagi pihak Cina. Suatu hari nanti, ketika pabrikan Barat benar-benar kesulitan, dengan pabrik hampir tutup dan protes di jalan, produsen Cina akan datang dan berkata, ‘Saya ambil alih dan pertahankan pekerjaan mereka.’ Dan mereka akan dianggap sebagai penyelamat,” ujar Tavares.
Sejak resmi mundur dari jabatannya di Stellantis hampir setahun lalu, Tavares kini lebih banyak menulis memoar dan menghadiri berbagai wawancara dengan media.
Dalam setiap kesempatan, ia kerap membagikan pandangannya tentang masa depan industri otomotif, termasuk pergeseran kekuatan dari produsen tradisional Eropa ke tangan pemain baru dari Asia.
