Cina Rilis Road Map Otomotif: 80% Fokus Kendaraan Energi Baru

Ekspor mobil jadi salah satu komoditi Cina. (Chinadaily)

BEIJING, AVOLTA – Industri otomotif Cina terus melangkah maju menuju masa depan elektrifikasi dan kecerdasan buatan.

Melalui peluncuran Energy Saving and New Energy Vehicle Technology Roadmap 3.0, Tiongkok menegaskan ambisi besarnya menjadi pemain utama dalam transformasi global menuju kendaraan rendah emisi dan berteknologi tinggi.

Peta jalan terbaru ini diluncurkan oleh China Society of Automotive Engineers (CSAE) pada 22 Oktober 2025, dan menjadi penyempurnaan dari versi sebelumnya, yakni Roadmap 1.0 pada 2016 dan 2.0 pada 2020.

Dokumen ini menjadi acuan penting bagi pengembangan industri otomotif nasional mulai dari produsen kendaraan, pemasok komponen, hingga perusahaan teknologi dan energi. Demikian dilansir CarnewsChina, Kamis (30/10/2025).

Ketua CSAE Zhang Jinhua mengatakan, edisi pernyempurnaan ini tidak hanya menitikberatkan pada teknologi produk, tetapi juga teknologi manufaktur cerdas.

“Versi sebelumnya berfokus pada teknologi produk. Tahun ini, teknologi produk dan manufaktur menjadi dua kekuatan pendorong utama,” tutur Zhang.

China menargetkan penetrasi kendaraan energi baru (NEV) melebihi 80 persen pada 2040, seiring percepatan elektrifikasi penuh di industri otomotifnya.

Dalam periode yang sama, ekosistem infrastruktur kendaraan cerdas berbasis vehicle-road-cloud akan matang, memungkinkan penerapan luas kendaraan otonom berteknologi tinggi.

Selain itu, China juga ingin menjadikan diri sebagai pusat inovasi teknologi otomotif global, dengan mengintegrasikan pengembangan pendidikan, teknologi, dan sumber daya manusia.

CATEGORIES
TAGS