Euro NCAP: Mobil Tanpa Tombol Fisik Dapat Nilai Minus

Nissan Ariya dapat bintang 5 uji tabrak Euro NCAP (Euro NCAP)
LEUVEN, AVOLTA – Lembaga independen penguji keselamatan kendaraan di Eropa (Euro NCAP) mengumumkan pembaruan besar pada standar penilaiannya. Mulai tahun 2026, mobil yang menghilangkan kontrol fisik utama, seperti tombol atau tuas untuk fungsi penting akan mengalami pengurangan poin keselamatan.
Berdasarkan keterangan resminya, Selasa (28/10/2025) tentunya langkah ini diambil sebagai respons terhadap tren industri otomotif yang semakin mengandalkan sistem layar sentuh untuk mengoperasikan berbagai fitur kendaraan.
Dalam regulasi terbaru, Euro NCAP memberikan perhatian lebih besar pada keselamatan di dalam kabin, khususnya bagaimana desain interior memengaruhi fokus dan kenyamanan pengemudi.
Meski begitu, perlindungan bagi pejalan kaki dan pesepeda tetap menjadi aspek penting dalam proses penilaian keselamatan secara keseluruhan.
Euro NCAP menegaskan bahwa efektivitas teknologi keselamatan canggih tetap sangat bergantung pada perilaku dan tingkat konsentrasi pengemudi.
Maka dari itu, lembaga tersebut kini menilai tidak hanya kelengkapan fitur bantuan berkendara, tetapi juga bagaimana desain antarmuka mobil membantu pengemudi tetap fokus ke jalan.
Menurut riset Euro NCAP, kehilangan fokus selama dua detik saja sudah cukup memicu potensi kecelakaan serius seperti tabrak belakang atau tabrak lari.
Tentunya dengan aturan baru ini, pabrikan diharapkan lebih bijak dalam menggabungkan teknologi digital dan kontrol fisik untuk menciptakan keseimbangan antara inovasi dan keselamatan.
Intinya, Euro NCAP mendorong produsen untuk mengembalikan tombol-tombol fisik di area yang mudah dijangkau dan mudah dikenali oleh pengemudi.
