Cara Nissan Ariya Mengakali Sistem di Inggris

JAKARTA, AVOLTA – Nissan resmi menghadirkan varian baru dari crossover listrik, Ariya di pasar Inggris yang diberi nama Shiro. Langkah ini dilakukan agar model tersebut memenuhi syarat harga maksimum untuk mendapatkan subsidi mobil listrik dari pemerintah.

Dengan strategi ini, Nissan berharap bisa menjangkau lebih banyak konsumen yang sebelumnya mungkin keberatan dengan harga Ariya versi standar.

Disitat ArenaEV, Nissan Ariya Shiro dibekali baterai 63 kWh dengan jarak tempuh hingga 404 km berdasarkan uji WLTP. Harga setelah subsidi menjadi £33.500 atau sekitar Rp636 juta, setelah mendapat potongan sebesar £1.500 atau sekitar Rp 26 juta dari pemerintah Inggris.

Kehadiran varian ini membuat Ariya semakin kompetitif di segmen SUV listrik menengah, apalagi dengan desain modern dan fitur yang tetap mempertahankan kenyamanan khas Nissan.

Tak hanya varian baterai kecil, Nissan juga memangkas harga model Ariya dengan baterai 87 kWh yang memiliki jarak tempuh hingga 529 km menurut uji WLTP. Setelah mendapatkan subsidi, harga varian ini menjadi £35.500 atau sekitar Rp675 juta. Langkah ini memungkinkan kedua varian masuk dalam batas harga maksimal £37.000 untuk memperoleh insentif pembelian mobil listrik di Inggris.

Meski begitu, beberapa varian Ariya masih berada di luar jangkauan subsidi. Model berpenggerak semua roda e-4ORCE dan versi performa Nismo tetap dibanderol di atas batas harga yang ditentukan, sehingga tidak memenuhi syarat program bantuan pemerintah.

Hal ini wajar mengingat kedua varian tersebut memiliki spesifikasi dan performa yang lebih tinggi dibandingkan model standar.

 

CATEGORIES
TAGS