Nissan Tutup Pabrik Legendaris di Jepang
Pabrik Nissan di Sunderland, Inggris, merakit mobil listrik Leaf. (Nissan)
TOKYO, AVOLTA – Nissan Motor Co harus mengambil keputusan pahit, yaitu menutup salah satu pabrik legendarisnya, Oppama di Prefektur Kanagawa, Jepang pada akhir tahun fiskal 2027 mendatang.
Langkah ini seperti dikutip Kyodo, Jumat (18/7/2025), merupakan bagian dari restrukturisasi karena kondisi penjualan yang sedang tidak baik-baik saja. Akan tetapi Nissan masih punya pabrik di Jepang, karena fasilitas di Oppama itu dipindahkan ke pabrik di Jepang barat daya.
“Nissan membuat keputusan yang sulit namun perlu. Saya yakin ini merupakan langkah penting untuk mengatasi tantangan kita saat ini dan membangun masa depan yang berkelanjutan,” tutur CEO Nissan Ivan Espinosa.
Nantinya, Nissan bakal menggabungkan produksi model saat ini dan model yang akan diproduksi di Oppama di anak perusahaannya, yakni Nissan Motor Kyushu Co.
Hanya saja perusahaan memastikan, penghentian produksi kendaraan tidak akan memengaruhi fasilitas dan fungsi lain di sekitar pabrik Oppama, termasuk pusat penelitian, fasilitas uji tabrak, dermaga, jalur uji.
Sekadar informasi, fasilitas Oppama di Yokosuka sudah beroperasi sejak tahun 1961 dan merupakan rumah bagi kendaraan listrik produksi pertama di dunia, yakni Nissan Leaf yang diproduksi sejak tahun 2010. Kini pabrik itu tengah memproduksi mobil kompak, Note.
Selain itu, Nissan memang akan mengurangi kapasitas produksi globalnya dari 3,5 juta unit di luar Cina menjadi 2,5 juta unit dan memangkas 20.000 lapangan kerja di seluruh dunia.
Sejauh ini Nissan mencatat kerugian bersih sebesar 670,90 miliar yen atau senilai 4,5 miliar dolar AS untuk tahun fiskal 2024. Kondisi ini karena penjualan di Amerika Serikat dan Tiongkok sangat mengkhawatirkan.
