Toyota Supra Generasi Baru 100% “Made in Japan”

JAKARTA, AVOLTA – Kabar menggembirakan untuk penggemar mobil sport legendaris! Toyota resmi mengkonfirmasi pengembangan Supra generasi keenam, yang akan menggantikan model generasi kelima (A90) yang diproduksi hingga 2026. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang dikembangkan bersama BMW, versi terbaru ini akan sepenuhnya dirancang oleh Toyota, menandai kembalinya DNA asli sang ikon.
Menurut Carscoops, Supra baru akan meluncur lebih cepat dari siklus biasanya—targetnya 2026 atau 2027—dengan pilihan mesin turbocharged hybrid berdaya hingga 400 PS dan versi performa tinggi yang mampu menembus 600 PS!
Bocoran Spesifikasi: Dari Mesin Hybrid hingga Opsi Full-Electric
1. Powertrain Anyar: Kombinasi Efisiensi & Tenaga Brutal
-
Mesin 2.0L Turbo 4-Silinder + Hybrid
-
Tenaga maksimal 400 PS (394 hp)
-
Torsi diperkirakan 500 Nm
-
-
Varian Performa Tinggi (GRMN?)
-
Target output mendekati 600 PS, menjadikannya Supra terkuat sepanjang sejarah
-
-
Opsi Full-Electric
-
Sesuai strategi multi-pathway Toyota, Supra EV mungkin hadir untuk pasar global
-
2. Platform & Penggerak
-
Menggunakan platform GA-L baru, lebih ringan dan kaku
- Tetap mempertahankan konfigurasi rear-wheel-drive (RWD) dengan opsi AWD
Desain & Interior: Lebih Tajam, Lebih Futuristik
-
Eksterior:
-
Proporsi lebih agresif dengan grille larger dan lampu LED signature
-
Aerodinamika lebih efektif berkat diffuser dan spoiler aktif
-
-
Interior:
-
Kabin berorientasi pengemudi dengan digital cockpit
-
Layar 14 inci, head-up display, dan material premium
-
Fitur AI voice assistant khusus untuk mode berkendara sport
-

Disebut sebagai varian edisi spesial, nantinya juga dilengkapi sentuhan khusus pada eksterior dan interior. (toyota)
Mengapa Toyota Kembali ke Jalur Mandiri?
-
Kritik Atas Kolaborasi BMW
-
Generasi kelima (A90) sering disebut “Z4 dengan bodi Toyota”
-
-
Kontrol Penuh atas DNA GR (Gazoo Racing)
-
Supra baru akan lebih selaras dengan filosofi balap Toyota
-
-
Persaingan dengan Nissan Z & Honda NSX Generasi Baru
Perbandingan dengan Generasi Sebelumnya
| Aspek | Generasi Kelima (A90) | Generasi Keenam (2026) |
|---|---|---|
| Pengembangan | Kolaborasi Toyota-BMW | 100% Toyota |
| Mesin | 3.0L BMW B58 (340 PS) | 2.0L Turbo Hybrid (400 PS+) |
| Varian | Hanya bensin | Hybrid + kemungkinan EV |
| Harga Estimasi | Rp 1.8–2.3 miliar | Rp 2–2.5 miliar (hybrid) |
Dengan desain yang lebih berani, teknologi hybrid canggih, dan kemandirian pengembangan, Supra generasi keenam berpotensi menjadi legenda baru. Tantangannya adalah memenuhi ekspektasi fans yang menyukai mesin inline-6 konvensional.
“Toyota sedang berjudi besar. Tapi jika berhasil, Supra akan tetap relevan di era elektrifikasi.”
Apa pendapat Anda? Lebih suka Supra mesin murni atau hybrid/EV?

