Baru 3 Bulan Beroperasi, Diler Neta Tutup di Singapura

JAKARTA, AVOLTA – Neta Auto, produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, baru-baru ini menutup satu-satunya showroom mereka di Singapura. Langkah ini cukup mngejutkan, karena jaringan penjualan tersebut baru dibuka awal tahun ini, dan berarti baru beroperasi sekitar 3 bulan.
Disitat dari Paultan, pihak Neta sendiri hingga saat ini masih belum memberikan penjelasan terkait penutupan dealernya ini. Sedangkan kondisi dari ruang pamer kendaraan Neta tersebut, juga sudah kosong, dan tidak terlihat karyawan ataupun mobil di dealer tersebut.
Meluncur pertama kali pada 13 Januari lalu dengan menawarkan dua model, yaitu Neta X dan Neta Aya atau dikenal sebagai V-II di Indonesia). Neta sebelumnya mengeklaim telah mengantongi 52 pemesanan.
Meski saat ditelisik lebih lanjut lewat data otoritas transportasi Singapura, hanya mencatatkan sebanyak 4 kendaraan Neta yang teregistrasi.
Sementara itu, meskipun menutup showroom di Singapura, Neta Auto tetap melanjutkan ekspansi di kawasan Asia Tenggara, dengan fokus pada produksi lokal.
Jenema dari Negeri Tirai Bambu tersebut, berencana memulai produksi Completely Knocked Down (CKD) di Thailand, mulai Juni mendatang.
Pabrik CKD Neta di Thailand akan memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 20.000 unit. Fasilitas ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan, untuk memperluas jangkauan pasar dan memenuhi permintaan kendaraan listrik yang terus meningkat di Thailand, dan beberapa negara Asia Tenggara.
