Honda eN1 Mengaspal di IIMS 2025, Sewa Rp 1,32 Miliar

JAKARTA, AVOLTA – PT Honda Prospect Motor resmi meluncurkan Honda e:N1, mobil listrik berbasis baterai (BEV) pertama jenama berlambang huruf H ini di Indonesia. Peluncurannya sendiri, dilakukan di gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, 13 Februari, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sebagai model BEV pertama Honda di Indonesia, e:N1 diluncurkan dalam jumlah terbatas maksimum 300 unit, menjadikannya pilihan eksklusif bagi konsumen yang ingin mendukung langkah elektrifikasi Honda.

Dengan desain futuristik, performa ramah lingkungan, dan kenyamanan berkendara, Honda e:N1 mencerminkan visi Honda untuk menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif tetapi juga menyenangkan untuk dikendarai. Selain itu Honda e:N1 juga menjadi simbol dari perjalanan panjang Honda dalam menghadirkan inovasi untuk masa depan mobilitas yang lebih hijau dan cerdas.

“Hari ini, Honda meluncurkan ekosistem Honda Electrified Experience untuk mendukung transisi yang lebih mudah dan nyaman bagi konsumen di Indonesia menuju elektrifikasi, dimulai dengan meluncurkan e:N1 sebagai mobil listrik pertama Honda untuk Indonesia,” ujar Shugo Watanabe, President Director PT HPM.

Peluncuran Honda e:N1 juga menjadi langkah awal dalam memperkuat ekosistem BEV Honda. Ke depannya, Honda berencana menghadirkan lebih banyak model BEV secara global, termasuk Honda 0 Series yang merupakan generasi terbaru dari mobil listrik Honda.

Honda e:N1 mengusung motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi maksimum sebesar 310 Nm, mobil ini menawarkan performa berkendara yang responsif, senyap, dan bertenaga. Dilengkapi dengan baterai berkapasitas 68.8 kWh, Honda e:N1 mampu menempuh jarak hingga 500 km berdasarkan standar pengujian NEDC.

Untuk mendukung kenyamanan pengisian daya, Honda e:N1 dilengkapi dengan DC Fast Charging, yang memungkinkan baterai terisi dari 30-80% hanya dalam waktu 50 menit. Selain itu, Honda e:N1 menawarkan fleksibilitas dengan berbagai opsi pengisian.

Pengisian daya menggunakan yang memungkinkan baterai terisi dari 10-80% dalam waktu 18 jam dan pengisian dari 10-80% yang dapat diselesaikan dalam waktu 6 jam.

SUV listrik ini hanya dipasarkan dengan opsi sewa, Rp 22 juta per bulan. Tapi, penyewaan hanya bisa dilakukan untuk jangka waktu minimal 5 tahun. Kalau dijumlah nilai yang harus dikeluarkan penyewa, adalah Rp 1,32 miliar.

CATEGORIES
TAGS