Renault: Hidrogen Solusi Masa Depan Kendaraan Komersial

JAKARTA, AVOLTA – Dalam era elektrifikasi banyak pilihan bahan bakar alternatif, mulai listrik murni, hybrid, plug-in hybrid, hingga hidrogen. Renault melihat untuk segmen kendaraan komersial, teknologi hidrogen yang paling cocok diterapkan di masa depan.

Melansir Autocar, Jumat (22/11/2024) Renault melalui Master H2-Tech Prototype yang dipamerkan di IAA Transportation di Hanover, Jerman beberapa waktu lalu, menjadi kendaraan komersial berbahan bakar hidrogen masa depan.

Model Master H2-Tech akan diproduksi di pabrik Renault Group di Batilly, Perancis, dan dipasarkan secara luas oleh Renault. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam memanfaatkan hidrogen sebagai bahan bakar alternatif, terutama untuk kendaraan komersial seperti truk, yang selama ini menjadi penyumbang besar emisi karbon.

Prototipe ini dikembangkan oleh Hyvia, perusahaan patungan antara Renault dan Plug, spesialis fuel cell asal Amerika Serikat. Tidak hanya menciptakan kendaraan bertenaga hidrogen, Hyvia juga merancang jaringan stasiun pengisian hidrogen bernama Hywell yang akan disebarluaskan di seluruh Eropa.

Master H2-Tech menawarkan jangkauan hingga 435 km (WLTP) dengan waktu pengisian yang secepat mobil bensin atau diesel. Kendaraan ini mengusung arsitektur “dual-power”, yaitu kombinasi fuel cell 47 kW dan baterai 20 kWh.

Sistem fuel cell bekerja dengan cara mengubah hidrogen menjadi energi listrik melalui proses kimia. Hidrogen dipecah di anoda menjadi proton dan elektron. Proton melewati membran tipis untuk bergabung dengan oksigen dari udara, menghasilkan air dan panas sebagai produk sampingan. 

 

CATEGORIES
TAGS