Uni Eropa Kirim Perwakilan ke Cina Nego Tarif Impor EV

Ilustrasi produksi mobil listrik di Cina. (BBC)
BEIJING, AVOLTA – Uni Eropa (UE) dan Cina masih berupaya damai mencari jalan keluar soal rencana penetapan tarif impor kendaraan listrik (electric vehicle/EV) Cina. Kabar terbaru, UE akan mengirimkan utusan ke Tiongkok untuk melakukan negosiasi.
Melansir Reuters, Senin (4/11/2024), Kementerian Perdagangan Cina pada Jumat, 1 November 2024 mengonfirmasi bahwa Uni Eropa akan mengirimkan perwakilan ke negaranya untuk melakukan negosiasi terkait komitmen harga dalam sengketa tarif mobil listrik.
“Cina menyambut baik hal ini dan berharap bahwa putaran konsultasi berikutnya akan dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip pragmatisme dan keseimbangan, dengan tujuan mencapai solusi yang saling menguntungkan,” tulis pernyataan Kementerian Perdagangan Cina.
Sebelum sampai sejauh ini, sebelumnya Cina menggugat UE ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dengan tudingan proteksi dagang. Tiongkok juga menyelidiki sejumlah komoditas impor dari anggota UE. Produk dari negara pendukung kenaikan jadi sasaran utama penyelidikan Cina.
Perlu diketahui juga kalau Cina merupakan mitra dagang terbesar UE setelah Amerika Serikat. Nilai perdagangan bilateral UE-Cina mencapai 739 miliar Euro di tahun 2023. Volume itu turun 14% dibanding 2022.
