Honda Nissan Pakai Plastik Bekas Buat Komponen

Honda e lagi cas baterai. (Honda)


TOKYO, AVOLTA
– Para produsen otomotif khususnya di Jepang mulai beradaptasi dengan regulasi baru dalam membuat mobil. Salah satunya harus menggunakan bahan daur ulang untuk kendaraan ramah lingkungan.

Melansir Nikkei Asia, Selasa (20/8/2024), Honda dan Nissan sepakat membangun rantai pasok daur ulang untuk membuat kendaraan menjadi lebih ramah lingkungan. Langkah ini juga sekaligus memenuhi regulasi baru yang berlaku di Eropa.

Berdasarkan proposal komisi Eropa, menyatakan setidaknya 25 % bahan plastik yang digunakan merupakan hasil daur ulang. Kebijakan itu sepenuhnya akan berlaku pada awal tahun 2031.

Maka dari itu, Honda pun berencana berkolaborasi dengan produsen bahan kimia dan perusahaan daur ulang untuk menciptakan rantai pasok plastik daur ulang pada tahun 2040 mendatang. Tentunya dengan harapan dapat mengurangi penggunaan plastik baru sebesar 60% pada mobil yang diproduksi.

Bukan hanya itu, Honda juga akan meminta bantuan Mitsubishi Chemical Group dan Toray Industries untuk mengubah plastik yang telah dikumpulkan menjadi bahan yang cocok untuk digunakan pada mobil.

Sementara Nissan bermitra dengan Renault akan meluncurkan inisiatif untuk mengolah plastik dari kendaraan listrik bekas untuk dipakai pada mobil baru yang dirakit di Eropa. Perusahaan juga berencana lakukan investasi pada unit daur ulang Renault.

CATEGORIES
TAGS