Rocky Hybrid Mau Dijual atau Cuma Jadi Pajangan?

JAKARTA, AVOLTA – Status Daihatsu Rocky Hybrid masih jadi pajangan saat PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengikuti pameran otomotif GIIAS 2024. Padahal model itu sudah dipamerkan sejak GIIAS 2022, dan progresnya tetap jalan di tempat.
Tujuan dipamerkan adalah untuk menujukkan komitmen perusahaan terkait masalah karbon netral dan emisi yang juga menjadi konsentrasi pemerintah Indonesia. Lantas statusnya hanya jadi pajangan atau akan dijual di pasar otomotif nasional?
Marketing Director & Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sri Agung Handayani, pun masih tidak mau berkomentar banyak. Menurut dia, pada waktunya pasti akan diinformasikan kapan Rocky hybrid ini dijual di Indonesia.
“Sekarang ditunggu dulu saja. Kami juga tidak menunggu ada insentif dulu, nanti pasti kita informasikan,” tutur Agung beberapa waktu lalu di ICE, BSD, Tangerang.
Agung menjelaskan, melalui produk ini perusahaan ingin memamerkan kepada masyarakat kalau model ini cukup hemat BBM dan ramah lingkungan. Bahkan di Jepang Rocky hybrid ini sangat laris dengan harga Rp 215 jutaan sampai Rp 238 jutaan.
“Pada intinya kami mau menujukkan Daihatsu punya komitmen soal masalah karbon netral dan emisi. Di Jepang sendiri pada 2021 sudah komit akan hal ini dan penjualannya juga sangat baik. Bahan bakar juga efisien sekitar 35% dan emisinya juga lebih bagus 26% dari versi internal combustion engine (ICE),” kata Agung.
