Indonesia Mau Perkuat Kolaborasi Kembangkan EV

Toyota Bawa Platform Mobil Listrik Baru ke Japan Mobility Show 2023 (Toyota Global)
JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan elektrifikasi di masa depan. Salah satu Upaya yang dilakukan adalah memperluas kerjasama dengan negara terkait, termasuk dengan Jepang.
Menurut Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) Indonesia punya potensi karena memiliki sumber daya alam yang cocok untuk ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Maka dari itu, pemerintah sedang melakukan berbagai upaya agar potensi tersebut bisa dimaksimalkan.
“Indonesia mengundang Jepang untuk meningkatkan kerja sama industri otomotif mobil listrik di RI,” kata Zulhas melalui siaran pers, ditulis Senin (20/5/2024).
Belum lama ini Zulhas melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Parlemen untuk Urusan Luar Negeri Jepang, Komura Masahiro di forum Kerja sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2024, Peru, Jumat (17/5/2024).
Zulhas menjelaskan, pertemuan bilateral yang dilakukan bukan hanya bersama Jepang saja, tapi juga dengan sejumlah negara lain. Apalagi APEC merupakan forum kerja sama regional 21 ekonomi di lingkaran samudera pasifik.
Secara umum, diskusi APEC membahas upaya fasilitasi perdagangan guna mewujudkan perdagangan yang liberal, inklusif dan berkelanjutan. Kerja sama APEC menghasilkan keputusan-keputusan yang bersifat sukarela dan tidak mengikat (non-binding).
“Kegiatan utama APEC meliputi kerja sama perdagangan, investasi, serta kerja sama ekonomi lainnya untuk mendorong pertumbuhan dan peningkatan kesejahteraan di Kawasan Asia Pasifik,” tutur Zulhas.
