Invasi Kedua Merek Cina ke Indonesia

JAKARTA, AVOLTA – Dalam beberapa tahun terakhir konsumen otomotif di Indonesia dipaksa menoleh pada merek baru yang berasal dari Cina, di mana sebelumnya pasar didominasi oleh pabrikan asal Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat (AS).

Masuk sebagai invasi pertama, produsen otomotif asal Cina seperti Wuling, DFSK, Chery, hingga Neta pun berhasil merombak citra merek Cina yang sebelumnya dipandang cuma datang dan pergi begitu saja di Indonesia. Pembuktiannya dilakukan dengan investasi dan memperbaiki layanan penjualan dan purna jual.

Alhasil konsumen pun mulai berpaling ke merek otomotif asal negeri Tirai Bambu. Kini invasi memasuki gelombang kedua, di mana baru berjalan tiga bulan di tahun 2024 sudah ada tiga merek baru asal Cina yang resmi masuk ke Indonesia.

Berdasarkan rangkuman redaksi Avolta, merek pertama adalah Jetour yang per Maret 2024 resmi masuk pasar Indonesia. Jetour mengumumkan dua model akan masuk ke Indonesia, yaitu Jetour X70P dan Jetour Dashing, yang deduanya akan diluncurkan secara resmi tahun ini.

Jetour menganggap pasar Indonesia sebagai pilihan yang ideal, terutama karena digemarinya mobil SUV. Terbukti, 3 dari 10 mobil terlaris di Indonesia adalah model SUV.

Pendekatan strategi “Travel+” Jetour yang mengintegrasikan orang, kendaraan, dan lingkungan akan memberikan pengalaman mengemudi yang komprehensif bagi pelanggan Indonesia.

BAIC X55-II

Merek selanjutnya, yaitu BAIC yang merupakan salah satu merek kendaraan bermotor yang berada dibawah naungan Beijing Automotive Group Co., Ltd. dan hingga saat ini merupakan produsen kendaraan bermotor terbesar ke-lima di Cina.

Sebagai tahap , pabrikan asal Cina ini akan memasarkan model BAIC BJ-40 PLUS dan BAIC X55-II, dan kedua model tersebut akan bertarung dalam kelas SUV di pasar otomotif Indonesia. Jangka panjangnya bakal menjual mobil listrik seperti merek dari Cina lainnya.

Terakhir, pada April 2024 ini Anak perusahaan GAC Group asal Cina, GAC Aion New Energy Automobile Co Ltd, resmi berkolaborasi dengan perusahaan Indomobil Group, lewat anak perusahaan, PT Indomobil Energi Baru sebagai distributor dari mobil listrik GAC Aion di Indonesia.

Pengumuman kerja sama strategis ini diresmikan di Indomobil Tower, Selasa (2/4) melalui upacara penandatangan Perjanjian Distribusi (Distribution Agreement) antara GAC Aion New Energy Automobile Co Ltd dan PT Indomobil Energi Baru sebagai anak perusahaan Indomobil Group.

GAC Group merupakan perusahaan besar dan grup otomotif dengan jaringan industri terlengkap di Cina. GAC Group memiliki empat brand mobil penumpang utama seperti GAC Toyota, GAC Honda, GAC Motor dan GAC Aion.

Tentunya invasi Cina ini tidak bisa dipandang sebelah mata lagi oleh para pesaing, termasuk konsumen di Indonesia, karena produsen asal Tiongkok sekarang ini sudah lebih berkembang dibandingkan beberapa tahun silam masuk ke pasar Indonesia.

CATEGORIES
TAGS