Truk Hidrogen Daimler Belum untuk Indonesia

JAKARTA, AVOLTA – Truk Daimler berbahan bakar hidrogen sedang diuji di jalanan Eropa dan ditargetkan meluncur pada tahun 2039 di Eropa, Amerika Serikat (AS), dan Jepang. Jarak tempuh dari truk ini diklaim bisa mencapai 1.047 kilometer dengan satu kali pengisian hidrogen cair.

Dua tangki hidrogen cair stainless-steel pada Truk GenH2 memiliki kapasitas penyimpanan hingga 88 kilogram atau masing-masing sebanyak 44 kg. Sehingga sistem tangki baja tahan karat terdiri dari dua tabung, yaitu satu di dalam tabung lainnya, yang terhubung satu sama lain, dan terisolasi secara vakum.

Menurut President Director PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI) Naeem Hassim, truk itu belum cocok untuk Indonesia sehingga sejauh ini tidak ada rencana untuk memasarkan truk berbahan bakar hidrogen itu di pasar domestik.

“Jadi truk hidrogen itu dibutuhkan untuk pasar atau negara lain, belum untuk Indonesia,” tutur Naeem belum lama ini di acara GIICOMVEC 2024.

Naeem menjelaskan, perusahaan justru bakal memasarkan bus dan truk listrik pada tahun 2024 ini. Prosesnya sampai saat ini masih dalam untuk memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 40%.

“Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan dengan diri kami dan OEM untuk melanjutkan ini. Jadi, ini adalah tantangan yang sulit untuk 40%,” ujar dia.

CATEGORIES
TAGS