Home Cerita Penjualan Vinfast 2023 Boncos, Memeleset dari Target

Penjualan Vinfast 2023 Boncos, Memeleset dari Target

8
0
Kendaraan listrik VinFast (Reuters)

JAKARTA, AVOLTA – Vinfast merupakan merek asal Vietnam yang belakangan ini namanya sedang menjadi sorotan, lantara gebrakannya masuk ke pasar Eropa, dan Amerika Serikat (AS). Bahkan mulai tahun 2024 ini tepatnya di ajang IIMS pada 15 Februari 2024, Vinfast juga bakal resmi masuk Indonesia.

Melansir Autoblog, Rabu (24/1/2024), meski namanya sedang naik daun, tapi penjualan sepanjang tahun 2023 boncos karena memeleset dari target. Selama 12 bulan terakhir Vinfast hanya menjual 34.855 unit, sedangkan targetnya dipatok 40.000 unit.

Kondisi itu disebabkan oleh lambatnya adopsi kendaraan listrik di sejumlah negara, seperti di AS, dan Eropa. Selain itu, persaingan ketat hingga situasi perekonomian tidak stabil menjadi faktor pendukung.

Namun dalam tiga bulan terakhir di tahun lalu, Vinfast telah berhasil mencatatkan peningkatan cukup besar atau sedikitnya sekitar 13.513 unit berhasil terjual atau naik 35 % dibandingkan kuartal ketiga.

“Kami melihat peningkatan signifikan dalam pengiriman kendaraan pada kuartal keempat 2023 dibandingkan sebelumnya. Namun adanya pasar yang penuh tantangan, tingkat adopsi kendaraan listrik di wilayah tertentu berjalan lambat menyebabkan penjualan lebih sedikit dari perkiraan,” kata Tran Mai Hoa, Deputy CEO of Sales and Marketing VinFast.

Sayangnya, pabrikan ini tidak merinci penjualan dari masing-masing pasar,  akan tetapi diklaim sekitar 60 % pengiriman pada kuartal kedua dan ketiga diserahkan pada perusahaan afiliasinya, yaitu Green SM.­­­

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here