Daihatsu Gercep, Jepang Cabut Larangan Produksi Gran Max

Daihatsu Gran Max yang dijual di Jepang, hasil produksi ADM. (Daihatsu)

TOKYO, AVOLTA – Kementerian Pertahanan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata (MLTI) Jepang telah mencabut perintah penangguhan pengiriman lima model yang diproduksi Daihatsu Motor, termasuk untuk merek Toyota dan Mazda. Dengan begitu, jenama asal Negeri Matahari Terbit ini, sudah bisa kembali melanjut produksi untuk model-model tersebut.

Setidaknya, ada lima mobil yang memang terdampak dari penangguhan produksi akibat skandal uji keselamatan yang dilakukan oleh Daihatsu, yaitu Toyota Probox, Mazda Familia Van, Daihatsu Gran Max Cargo, Toyota Town Ace Van, dan Mazda Bongo.

“Dapat dipastikan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut telah sesuai dengan standar Undang-Undang kendaraan angkutan jalan,” demikian bunyi pernyataan, dalam keterangan resmi Daihatsu, ditulis Senin (22/1/2024).

Dengan sudah dicabutnya pelarangan pengiriman mobilnya, Daihatsu juga akan memastikan untuk mengambil langkah penting yang diperlukan. Sebagai contoh, adalah melakukan pengujian dihadiri oleh otoritas sertifikasi, sebagaimana anjuran dari MLIT.

Dengan langkah tersebut, Daihatsu berharap modelnya bisa kembali mendapatkan kepercayaan dari masyarakat terkait kualitas mobil.

“Daihatsu ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena telah mengkhianati kepercayaan para konsumen dan seluruh pemangku kepentingan lainnya, serta ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penyimpangan prosedur dalam proses sertifikasi,” tukas Daihatsu.

CATEGORIES
TAGS