Mobil Listrik Baterai Sodium-Ion Mengaspal di Cina

Mobil Listrik Pertama dengan baterai Sodium-Ion Mengaspal di China (techspot)
BEIJING, AVOLTA – JAC Motors, resmi memperkenalkan mobil listrik pertama yang menggunakan baterai sodium-ion (natrium-ion), yakni Yiwei E10X. Namun, untuk sel natrium-ion sendiri, memang tidak cukup ideal untuk mobil ukuran penuh, karena kepadatan energi yang lebih rendah dibandingkan baterai litium.
Meskipun begitu, analis industri memperkirakan, baterai sodium-ion ini akan menjadi cukup penting dalam susunan baterai pada masa depan. Komponen ini, cukup bagus untuk penyimpanan energi stasioner atau menggerakan skuter, dan merupakan pilihan tepat untuk kendaraan listrik tingkat pemula.
Disitat dari techspot, baterai sodium-ion ini, memang lebih murah dibandingkan baterai LFP atau lithium ferro-phosphate dan menunjukan kinerja yang unggul di iklim yang lebih dingin.
Sementara itu, Xia Shunli, Pemimpin Yiwei meyakini jika baterai sodium-ion, merupakan katalis yang akan mengarah kepada adopsi kendaraan listrik secara umum.
“Baterai sodium-ion akan menjadi jenis baterai yang penting, melengkapi baterai LFP, dan solusi berbiaya rendah yang mendorong mempopulerkan kendaraan listrik,” ungkaponya.
JAC Motors sendiri, memperkenalkan Yiwei E10X, yang merupakan hatchback empat pintu kompak dengan menggunakan baterai sodium-ion.
Model ini, akan resmi diluncurkan pada Janauri 2024, menggunakan baterai natrium HiNa baru. Berkapasitas 25 kWh, mobil listrik ini dapat mengisi daya dari 10 hingga 80% dalam waktu sekitar 20 menit dan memiliki daya tempuh 252 Km.
